Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Perang AS Dilaporkan Mulai Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Ini Kata Iran
Advertisement . Scroll to see content

Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai

Minggu, 12 April 2026 - 10:05:00 WIB
Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai
Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) JD Vance. (Foto: The White House/YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan negosiasi damai antara AS dan Iran berakhir, Minggu (12/4/2026). Dia mengungkapkan kedua pihak belum mencapai kesepakatan untuk berdamai.

Vance mengatakan Iran menolak menerima persyaratan damai AS untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. 

Putaran ketiga pembicaraan tatap muka bersejarah ini berakhir beberapa hari setelah gencatan senjata rapuh selama dua minggu diumumkan, ketika perang yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang pasar global memasuki minggu ketujuh.

Vance menuturkan perundingan terbaru berlangsung selama 21 jam.

“Namun fakta sederhananya adalah kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan mencari senjata nuklir, dan mereka tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat mencapai senjata nuklir,” kata Vance kepada wartawan, dikutip dari AP. 

“Itulah tujuan utama presiden Amerika Serikat. Dan itulah yang telah kami coba capai melalui negosiasi ini,” imbuhnya.

Vance mengaku telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump setidaknya sebanyak 12 kali selama 21 jam terakhir. Dia juga berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Kepala Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper.

“Kami terus berkomunikasi dengan tim karena kami bernegosiasi dengan itikad baik,” kata Vance.

“Dan kami pergi dari sini, dan kami pergi dari sini dengan proposal yang sangat sederhana, metode pemahaman yang merupakan tawaran terakhir dan terbaik kami. Kita akan lihat apakah Iran menerimanya," tutur dia.

Trump sebelumnya mengatakan akan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Komentar Vance tidak menunjukkan apa yang akan terjadi setelah periode waktu tersebut berakhir atau apakah gencatan senjata akan tetap berlaku.

Setelah pernyataan singkatnya, Vance naik pesawat untuk meninggalkan Pakistan.

Dua pejabat Pakistan mengatakan diskusi antara kepala delegasi akan dilanjutkan setelah istirahat. Beberapa personel teknis dari kedua tim masih bertemu, kata para pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk memberikan keterangan kepada pers.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut