Warga AS Mulai Berikan Suara di TPS, Momen Penentuan Persaingan Trump-Biden
WASHINGTON, iNews.id - Warga Amerika Serikat mulai mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada hari Selasa (3/11/2020) pagi waktu setempat. Momen ini akan jadi puncak persaingan Donald Trump dan Joe Biden.
Pilpres AS tahun ini berlangsung di tengah masih tingginya angka infeksi Covid-19 di Amerika Serikat serta seluruh dunia. Isu penanganan Covid-19 sempat jadi 'senjata utama' capres Partai Demokrat, Joe Biden, sepanjang masa kampanye.
Para pemilih diimbau menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak saat berada di TPS. Selain itu, petugas TPS juga secara rutin akan menyemprotkan cairan disinfektan di bilik suara.
Momen bersejarah ini tidak dilewatkan begitu saja oleh pemilih pemula. Ginnie House (22) sengaja kembali ke nagara bagian Atalanta dari tempat kerjanya di New York untuk memberikan suaranya.
"Saya kehilangan surat suara absensi saya dan saya tidak akan melewatkan pemungutan suara ini," ujarnya dikutip dari AFP, Selasa (3/11/2020) malam WIB.
Pilpres AS Belum Diumumkan, Trump Siapkan Pesta Kemenangan di Gedung Putih
Trump optimistis menang besar di negara-negara bagian penting
Dalam sejumlah polling sebelum hari pemilihan, Biden unggul atas Trump--calon petahana dari Partai Republik. Namun demikian, Trump tetap optimistis meraih suara mayoritas di enam negara bagian kunci yang akan menentukan hasil akhir pilpres AS 2020.
"Kami semua merasa sangat baik," kata Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News.
"Kami pikir kami menang besar di Texas. Kami pikir kami menang besar di Florida dan Arizona."
"Saya pikir kami akan meraup suara sangat baik di North Carolina, Pennsylvania dan dimanapun," lanjutnya.
Beredar rumor Trump akan mendeklarsikan kemenangan Selasa (3/11/2020) malam waktu setempat meskipun pengumuman resmi belum keluar. Rumor tersebut kemudian disanggah politikus 74 tahun, dia memastikan akan menghormati proses perhitungan suara hingga rampung.
"Saya pikir kami akan menang, tetapi setelah kemenangan itu terlihat," pungkasnya.
Editor: Arif Budiwinarto