Warga Timur Tengah Boikot Prancis terkait Pernyataan Macron soal Kartun Nabi Muhammad
Minggu, 25 Oktober 2020 - 06:26:00 WIB
Partai oposisi Yordania, Front Aksi Islam Yordania, mendesak Presiden Macron meminta maaf atas pernyataannya itu dan mendesak warga untuk memboikot produk Prancis.
Banyak warga Yordania mengubah profil Facebook dengan menambahkan pesan "Hormatilah Muhammad, Nabi Allah".
Sekjen Dewan Kerja Sama Teluk Nayef Falah Mubarak Al Hajraf menegaskan pernyataan Macron tidak bertanggung jawab. Dia menegaskan pernyataan itu hanya menyebarkan budaya kebencian.
Pada hari yang sama, Universitas Qatar mengumumkan Pekan Budaya Prancis akan ditunda tanpa batas waktu yang belum ditentukan.
Di Doha, Qatar, para pekerja jaringan supermarket Al Meera mengumpulkan selai St Dalfour dan ragi Saf-Instant buatan Prancis.