WHO Sebut Kondisi Wabah Virus Corona Secara Global Memburuk

Anton Suhartono ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 05:28 WIB
WHO Sebut Kondisi Wabah Virus Corona Secara Global Memburuk

Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kondisi wabah virus corona di secara global memburuk. Pemicunya ada kesan kepuasan setelah mengalami masa-masa puncak.

Badan PBB itu memperingatkan adanya penambahan kasus Covid-19 harian yang tinggi, khususnya di Amerika.

Di samping itu demonstrasi memprotes pembunuhan pria kulit hitam George Floyd di Amerika Serikat (AS) dan kawasan lain belakangan ini berpotensi meningkatkan penularan.

PBB telah mendesak setiap demonstrasi dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, setelah Asia Timur, wabah berpindah ke Eropa, lalu saat ini menjalar ke Amerika dengan jumlah yang cukup tinggi.

"Meskipun situasi di Eropa membaik, secara global keadaannya memburuk," kata Tedros, dikutip dari AFP, Selasa (9/6/2020).

Dia menambahkan, lebih dari 100.000 penambahan kasus harian dilaporkan di sembilan dari 10 hari terakhir. Pada Minggu, ada lebih dari 136.000 kasus, rekor penambahan harian tertinggi sejauh ini.

Hampir 75 persen dari penambahan harian kasus virus corona pada Minggu berasal dari 10 negara, kebanyakan di Amerika dan Asia Selatan.

Tedros menjelaskan, ada kesan kepuasan di negara-negara yang kondisinya membaik dan ini merupakan ancaman.

“Ancaman terbesar sekarang adalah rasa puas diri. (Padahal) Banyak orang di seluruh dunia yang masih rentan terhadap infeksi. Lebih dari 6 bulan dalam selama pandemi ini, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk melepas pijakannya," katanya.

Dia juga memperingatkan ancaman penularan terkait demonstrasi yang marak di berbagai kawasan.

"WHO sepenuhnya mendukung kesetaraan dan gerakan global melawan rasisme. Kami menolak segala bentuk diskriminasi. Kami mendorong semua orang di seluruh dunia yang berunjuk rasa di untuk melakukannya dengan aman. Sebisa mungkin, jaga jarak satu sama lain setidaknya 1 meter, cuci tangan, tutup batuk, dan kenakan masker,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono