Yordania Tarik Duta Besar dari Israel Terkait Penahanan 2 Warganya

Anton Suhartono ยท Rabu, 30 Oktober 2019 - 10:40 WIB
Yordania Tarik Duta Besar dari Israel Terkait Penahanan 2 Warganya

Ayman Safadi (Foto: AFP)

AMMAN, iNews.id - Yordania menarik duta besarnya untuk Israel, Selasa (29/10/2019), sebagai protes atas penahanan dua warganya sejak Agustus dan September lalu.

Israel menolak membebaskan dua warga Yordania yakni perempuan bernama Hiba Al Labdi (24) dan pria Abdelrahman Merhi (28). Mereka ditangkap saat melintasi perbatasan negaranya menuju daerah pendudukan Tepi Barat, Palestina.

Tak ada penjelasan dari Israel soal mengapa dua warga Yordania tersebut ditahan.

Baca Juga: Yordania Ingin Israel Kembalikan Tanah yang Disewa pada 1994

Sejak itu, otoritas Yordania berulang kali menyerukan pembebasan mereka. Permintaan terakhir disampaikan Menteri Luar Negeri Ayman Safadi pada Selasa yang disusul dengan pengumuman penarikan dubes.

"Mengingat penolakan Israel untuk merespons permintaan gigih kami yakni membebaskan warga negara Yordania Hiba Al Labdi dan Abdelrahman Merhi dan masi berlanjutnya penahanan secara ilegal dan tidak manusiawi, kami memanggil duta besar di Tel Aviv untuk berkonsultasi," kata Safadi, dikutip dari AFP, Rabu (30/10/2019).

"Kami menganggap Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas keamanan mereka dan kami akan terus mengupayakan semua langkah politik, hukum, dan diplomatik, untuk memastikan pemulangan mereka dengan aman," ujarnya, melanjutkan.

Dia juga menuduh Israel membahayakan hidup kedua warganya setelah mengetahui kondisi Labdi dan Merhi memburuk.

Menurut laporan media Yordania, Labdi melakukan aksi mogok makan sejak sebulan terakhir dan kesehatannya semakin mengkhawatirkan. Sementara itu, Mehri, yang ditangkap pada September, menderita kanker.

Disebutkan, keduanya melakukan perjalanan ke Tepi Barat untuk menghadiri pernikahan kerabat.

Sementara itu Israel belum mengomentari penarikan dubes Yordania.

Kementerian Luar Negeri Yordania juga mengumumkan penangkapan seorang pria Israel yang memasuki wilayah negaranya secara ilegal melalui perbatasan utara.

Yordania merupakan salah satu dari hanya dua negara Arab, bersama Mesir, yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.


Editor : Anton Suhartono