YouTuber Jepang Siksa Istri karena Komentari Videonya dengan 'Idiot'
Sosok sang hater terungkap pada Maret lalu. Dia mengetahui istrinya sendiri yang membuat komentar penghinaan. Tak hanya itu, dia juga mendapati bahwa sang istri meminta bantuan teman-temannya untuk memberikan komentar negatif.
Temuan ini membuatnya geram dan mengikat tangan dan kaki istrinya dengan selotip. Kemudian dia menendang wajah istrinya berkali-kali, menyebabkan luka lebam.
Dalam persidangan yang dimulai pada 21 Mei, pelaku, berkepala plontos, mengakui menyiksa istrinya. Jaksa menuntut pelaku dengan hukuman penjara 3 tahun. Sidang masih menunggu vonis hakim yang rencananya akan dibacakan pada 6 Juni 2019.
Kasus ini menjadi viral di media sosial. Warganet tak hanya mengomentari aksi KDRT maupun aksi sang istri, namun juga kiprah YouTube pelaku.
"Apa yang dia (istri) lakukan itu tak bagus, tapi dia juga tak pantas disiksa."
"Dia (pelaku) ingin menjadi YouTuber, dan dia berusia 44 tahun?"
“Jelas, sang istri berusaha mengarahkan suaminya akan bekerja seperti layaknya orang lain. Tetapi ada cara yang lebih baik untuk melakukan itu."
"Sejak kapan orang botak dilarang menjadi YouTuber?"
Editor: Anton Suhartono