Zozibini Tunzi, Miss Universe Kulit Hitam yang Perjuangkan Hak Kesetaraan Gender
NEW YORK, iNews.id - Ratu Sejagat atau Miss Universe 2019 memanfaatkan program globalnya untuk memperjuangkan kesetaraan gender dengan "memanfaatkan kekuatan" dan menyuarakan aspirasi mereka. Hal ini juga menjadi misi Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan dalam memberdayakan kaum perempuan dan anak perempuan.
Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan mengunjungi gedung Empire State yang terkenal di New York, Amerika Serikat (AS), tidak lama setelah dinobatkan sebagai Ratu Sejagat atau Miss Universe pada Desember.
Kota New York akan menjadi markasnya tahun ini, ketika melakukan perjalanan keliling dunia sebagai Miss Universe.
Model berusia 26 tahun itu menemui Duta Besar Afrika Selatan untuk berbicara tentang bagaimana dia berharap dapat mengilhami dan mendidik gadis-gadis muda untuk menghargai nilai-nilai mereka.
"Sebagai seorang perempuan, kita tidak diajarkan menjadi ambisius. Dan seandainya kita demikian, kadang-kadang kita menjauhkan diri dari memeragakan ambisi atau takut menyuarakan pendapat kita. Saya pikir kita harus menanamkan pada usia muda agar mereka jangan takut pada kekuatan mereka. Anda mempunyai suara, belajarlah menggunakannya, karena suatu hari hal itu akan mengubah dunia," kata Zozibini Tunzi, seperti dilaporkan Associated Press.