10 Hakim Pose 2 Jari Viral di Medsos, Ini Kata Ketua PN Jakarta Pusat

Rani Stones Sanjaya ยท Rabu, 13 Februari 2019 - 15:55 WIB
10 Hakim Pose 2 Jari Viral di Medsos, Ini Kata Ketua PN Jakarta Pusat

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) angkat bicara soal beredarnya foto sepuluh hakim yang berpose dua jari di media sosial. PN Jakpus membantah pose mengangkat jari telunjuk dan jempol itu bentuk dukungan terhadap salah satu pasangan calon (paslon) Pilpres 2019.

Ketua PN Jakpus Yanto menuturkan, pose tersebut diambil di ruangan salah satu hakim pada tiga bulan lalu. Pose salam dua jari itu dilakukan secara spontanitas.

“Itu rekan-rekan hakim yang di ad hoc Tipikor, sudah saya mintai keterangan, hanya satu yang belum karena dimutasi. Foto diambil tiga bulan lalu pada saat itu pak Ansori salah satu anggota mendapat mutasi ke Bengkulu, foto itu di ruangan beliau, tentang gaya itu spontanitas saja tanpa ada komando,” kata Yanto di ruang kerjanya, Rabu (13/2/2018).

Dia menegaskan, foto tersebut tidak ada kaitannya dengan dukung mendukung salah satu pasangan calon pada Pilpres. Namun, kata dia, murni sebagai penghormatan kepada anggota hakim yang mutasi ke PN Bengkulu.

“Soal yang bergaya dua jari sempat saya tanyakan, Pak Sartono bilang gaya itu sudah lama, kalau ketemu teman-teman akrab selalu menegur seperti itu. Dia menerangkan tidak ada tendensi politik karena itu diambil di ruang kerja, keterangan mereka semata-mata untuk dokumentasi, maka itu diabadikan dengan kamera,” tutur dia.

Media sosial dihebohkan dengan foto yang menampilkan sepuluh hakim PN Jakarta Pusat memakai toga merah tengah berfoto bersama sambil menunjukkan pose jempol dan jari telunjuk yang mengacung. Bentuk jari tersebut menyerupai pose yang melambangkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dari sepuluh hakim, terdapat satu perempuan yang mengenakan jilbab.

“Sebenanarnya foto itu banyak gaya, selain dua jari ada yang jempol juga, ada yang mengepal juga, tapi yang di-share itu yang dua jari. Mereka juga kaget kok tiba-tiba tersebar di media sosial, itu keterangan dari mereka,” ujar Yanto.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto