5 Fakta Rekonstruksi Kecelakaan Maut Mahasiswa UI, Nomor 3 Ungkap Mobil Penabrak Berubah Warna
JAKARTA, iNews.id - Polisi kembali melakukan rekonstruksi ulang kasus kecelakaan maut yang menewaskan M Hasya Attalah Syahputra (18), Kamis (2/2/2023). Kasus itu melibatkan AKBP (Purn) Eko Budi Setia Wahono.
Kasus itu sempat dihentikan usai Hasya ditetapkan menjadi tersangka. Namun, rekonstuksi digelar lagi berdasarkan hasil asistensi dan konsultasi.
Berikut ini lima fakta rekonstruksi seperti dirangkum iNews.id:
Polisi menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis sebagai bentuk scientific investigation di tempat kejadian perkara, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Mobil AKBP Eko Berubah Warna saat Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Ini Penjelasan Polisi
"Ada Traffic Accident Analysis-nya, kita turunkan," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kamis (2/2/2023).
Dikerahkannya tim atau metode TAA ini disebutkan digunakan untuk memperjelas kronologi kecelakaan ini.
"Kita turunkan, kita pakai untuk memperkuat, memastikan simulasi sebenernya apa sih yang terjadi. Masih sempet nggak sih seseorang itu melakukan tindakan pencegahan, itu nanti akan terlihat di sana," beber Irjen Firman.
Penyidik satu per satu rekonstruksi kecelakaan. Di awali dengan adegan sebuah mobil Mitshubishi Pajero Sport yang melaju dengan kecepatan 30 Km per jam di tempat kejadian perkara (TKP).
"Ada sembilan adegan dalam rekonstruksi yang dilakukan hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di lokasi, Kamis (2/2/2023).
Adegan itu diawali dari arah yang berlawanan mobil Pajero terlihat pengendara NMAX sedang meng-sein ke kanan yang kemudian belok ke kanan. Kemudian di belakang motor NMAX tersebut ada motor Pulsar oleng ke kanan kemudian Kawasaki Pulsar terjatuh.
"Ke arah sini, pengendara motor terlindas," kata penyidik.
Kemudian saksi ke enam yang merupakan teman dari Hasya, sama-sama berjalan dari satu arah. Kemudian Mitsubishi Pajero berhenti di sebelah kanan jalan.
Serong pengemudinya keluar mengecek korban. Korban telentang di dekat sepeda motornya. Pengemudi bersama beberapa masyarakat mengangkat korban ke pinggir jalan.
"Kemudian adegan ke sembilan pengemudi dan beberapa warga, pengemudi menelpon ambulance. Kemudian 30 menit kemudian ambulan datang," tutur penyidik.
Sebelumnya, berdasarkan CCTV di lokasi kejadian, mobil Pajero bernopol B 2447 RFS berwarna hitam. Namun, saat rekonstruksi yang digelar tadi pagi, mobil tersebut sudah berubah warna menjadi putih.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan Eko mengubah cat mobilnya itu. Eko mengecat mobilnya setelah penyidikan kasus kecelakaan tersebut dihentikan.
"Itu karena kemarin sudah di SP3, jadi kendaraan ini dikembalikan. Nanti motor Pulsar (milik Hasya) juga akan kita kembalikan. Sehingga, kemarin sudah diambil pemiliknya itu dilepas," kata Latif, di Jakarta, Kamis (2/2/2022).
Dari keterangan penyidik, Eko Setio Budi Wahono menelepon ambulans dan 30 menit kemudian kendaraan datang.
Eko dan saksi lain mengangkat M Hasya Atallah ke mobil ambulanns dan Eko Setio Budi Wahono ikut serta mengikuti dengan mobilnya ke RS Andhika yang dekat TKP.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq