500 Pengungsi Korban Kebakaran Tambora Jakarta Barat Khawatir Tertular Corona

Miftahul Ghani ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 08:06 WIB
500 Pengungsi Korban Kebakaran Tambora Jakarta Barat Khawatir Tertular Corona

Sebanyak 500 korban kebakaran di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat mengungsi di 3 lokasi yang disediakan oleh Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (19/5/2020) malam. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 500 korban kebakaran di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat mengungsi di 3 lokasi yang disediakan oleh Kecamatan Tambora. Ketiga lokasi pengungsian itu berada di Kantor Lurah Jembatan Besi, rumah dinas Lurah Jembatan Besi dan musala yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Salah satu pengungsi Wardoyo mengeluhkan kondisi di pengungsian yang tidak ada jarak di tengah wabah virus corona (Covid-19). Dia khawatir akan penyebaran virus tersebut.

"Ini kan dalam pandemi Covid-19 yang saya khawatirkan cuma itu kan berjubel banyak orangnya saya tidak tahu pada sehat semua atau tidak," ujar Wardoyo di lokasi pengungsian, Selasa (19/5/2020) malam.

Dia berharap pemerintah segera memperbaiki rumah warga yang hangus terbakar sehingga bisa segera meninggalkan posko pengungsian. "Usaha juga bisa berjalan lagi," ucapnya.

Sementara itu, Sekertaris Camat Tambora Andre Ravnic menuturkan, melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 telah mengingatkan kepada para pengungsi agar memperhatikan protokol kesehatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Mulai dari penerapan menjaga jarak saat beristirahat dan tetap memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selain itu, kata dia para pengungsi juga telah diberikan masker. "Kecamatan Jemabatan Besi dan Tim Gugus Tugas Covid-19 telah mengedukasi masyarakat kami yang menjadi korban kebakaran. Tadi kami edukasi bersama Puskes Kecamatan Tambora terkait physical distancing," ucap Andre di lokasi.

Diketahui kebakaran terjadi di Gang Venus, Jalan Jembatan Besi RT013 RW 02, Tambora Jakarta Barat, Selasa (19/5/2020). Peristiwa tersebut menghanguskan ratusan rumah warga.

Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com: Anies Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 Tergantung Keberadaan Masyarakat

Editor : Kurnia Illahi