AEON Mal JGC Dijaga Polisi dan TNI seusai Kericuhan Massa

Riezky Maulana ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 17:53 WIB
AEON Mal JGC Dijaga Polisi dan TNI seusai Kericuhan Massa

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardia. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id – Sejumlah warga menyerang AEON Mal JGC Cakung, Jakarta Timur, Senin (25/2/2020) pagi, karena dugaan bahwa keberadaan pusat perbelanjaan itu sebagai biang penyebab banjir di permukiman sekitar. Polisi mengamankan satu orang terkati kericuhan tersebut, namun belum dipastikan status hukumnya.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardia mengatakan, pihak keamanan gabungan dari TNI-Polri langsung disiagakan untuk mencegah terulangnya kericuhan. Belum terkonfirmasi sampai kapan petugas gabungan akan berjaga di kawasan itu.

“Yang jelas, sekarang pengamanan baik dari TNI dan Polri tetap berjaga di sini. Dari Brimob, Sabhara, Polda Metro, Kodim, akan stand by sampai bisa dipastikan situasi kondusif,” ujarnya di lokasi, Selasa (25/2/2020) sore.

Arie menjelaskan, warga awalnya mengira danau yang dibangun pihak mal menyebabkan banjir di beberapa RW. Oleh karenanya, warga mencoba melakukan mediasi, namun ada salah paham yang berakibat kericuhan. Dia menjelaskan, ada sekitar empat RW yang terdampak luapan air danau.

“Iya kan jadi karena daya tampung airnya sedikit, sehingga airnya luber, masuk ke beberapa RW. Ada RW 4, RW 6, RW 8 dan RW 9,” tuturnya.

Dia menuturkan, hari ini AEON Mal JGC Cakung ditutup sementara oleh pihak pengelola. Menurut perkiraan, mal sudah bisa dibuka keesokan harinya sesuai komunikasi terakhir polisi dengan pihak pengelola.

“Di dalam kosong. Dari pihak mereka sendiri yang menutup karena ini tanggung udah sore juga. Tadi komunikasi, besok juga udah buka ya,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah massa memprotes pihak JGC. Aksi protes itu berujung ricuh di mana massa merusak sejumlah fasilitas di mal tersebut. Kendati demikian, warga tidak sampai masuk mal dan telah diarahkan polisi agar kembali ke rumah masing-masing.

Editor : Ahmad Islamy Jamil