Alasan Polisi Tangkap Eks Karyawan PT Freeport Demo di Depan Istana

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 14:18 WIB
Alasan Polisi Tangkap Eks Karyawan PT Freeport Demo di Depan Istana

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap 38 mantan karyawan PT Freeport Indonesia yang diberhentikan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya, Rabu (13/2/2019) malam saat berdemonstrasi di sekitar Istana Kepresidenan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, mantan karyawan PT Freeport itu berdemonstrasi menyampaikan aspirasi terkait PHK. Mereka ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

"Pegawai PT Freeport ke Jakarta ingin menuntut keadilan karena kena PHK. Kemudian di Jakarta tidak punya siapa-siapa, makanya dia mendirikan tenda itu," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (14/2/2019).

Dia menuturkan, melalui proses negosiasi keinginan mereka untuk bertemu Jokowi dikabulkan. Pertemuan berlangsung di dalam Istana yang diwakili tiga orang dari mereka.

"Jam 11.50 WIB perwakilan tiga orang di antar Wakapolres Jakarta Pusat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Setelah unek-unekya di sampaikan ke Presiden jam 12.30 WIB selesai pertemuannya," tuturnya.

BACA JUGA:

Freeport dan Tarif Tol Jadi Pembahasan Menarik di Debat Kedua Pilpres

Ini 3 Tuntuntan Ratusan Guru Honorer yang Demo di Depan Istana Merdeka

Usai pertemuan itu ketiganya kembali bersama massa yang menunggu di sekitar Istana Kepresidenan. Aparat kemanan kemudian bernegosiasi kembali agar mereka membubarkan diri.

Dia menambahkan, sesuai Undang-Undang penyampaian pendapat di muka umum, pukul 18.00 WIB harus sudah selesai. "Kita kasih interval sampai jam 19.00-21.00 WIB, tetap tidak mau. Ya jam 23.00 WIB tadi malam kita bawa ke Polda Metro Jaya, kita interogasi," katanya.


Editor : Kurnia Illahi