JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta warga yang memiliki keluhan mirip covid-19 segera memeriksakan diri ke Puskesmas. Imbauan itu disampaikan untuk mendeteksi efek libur panjang terhadap penularan covid-19.
Anies menjelaskan dirinya telah menerima laporan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta terkait melonjaknya arus lalu lintas sejak Senin (2/11/2020) dibandingkan saat libur panjang akhir Oktober 2020.
120 Jet Tempur AS Siap Serbu Teheran, Presiden Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk
"Untuk bisa mengetahui efek dari libur panjang diperlukan waktu beberapa hari ke depan," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/11/2020).
Menurutnya Pemprov DKI Jakarta telah menginstruksikan Gugus Tugas di setiap tingkatan hingga RT dan RW untuk melakukan pemantauan di lokasi masing-masing. Para lurah diminta menindaklanjuti laporan warganya yang memiliki gejala mirip covid-19 dengan memandunya ke Puskesmas.
Tak Naikkan UMP Perusahaan Terdampak Covid-19, Anies: Jakarta Ingin Adil
"Dikoordinasi oleh para lurah memantau bila ada orang-orang yang memiliki keluhan akan dipandu segera ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan awal. Jadi itu untuk deteksinya," ucap Anies.
Anies berharap upaya deteksi ini bisa mencegah terjadinya lonjakan tingkat hunian di rumah sakit dan fasilitas isolasi mandiri. Dia menyebut tingkat keterisian ruang rawat dan isolasi pasien covid-19 sebesar 55 persen dan ruang ICU 58 persen.
"Tentu kita tidak berharap ini melonjak. Saat ini tingkat keterisian di fasilitas hotel untuk isolasi hanya 21 persen sekarang, angkanya menurun. Harapannya nantu tidak meningkat tinggi," tuturnya.
Dia pun mengajak warga mewaspadai potensi penularan covid-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Anies juga berharap protokol kesehatan tetap dilakukan warga di rumah.
"Kita waspada dan kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker di mana pun dan kapan pun serta tetap jaga jarak dan cuci tangan secara teratur," katanya.
Editor: Rizal Bomantama