Anies: Pukul 22.27 WIB Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung Sudah Terkendali
JAKARTA, iNews.id - Kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Sabtu (22/8/2020) berhasil dikendalikan pukul 22.27 WIB. Saat ini petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, masih memadamkan beberapa titik api.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan hal itu saat meninjau lokasi kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. "Pukul 22.27 WIB api sudah terkendali, sekarang dalam proses penuntasan. Alhamdulillah tidak melebar ke gedung-gedung lain," katanya.
Petugas Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Anies mengatakan, memadamkan sisi utara gedung utama yang terbakar. "Operasi awal menyelamatkan sisi selatan gedung," ujarnya.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) ini menuturkan, Pemprov DKI Jakarta menerjunkan lebih dari 40 unit mobil pemadam kebakaran. "Kita terjunkan 230 pertugas pemadam kebakaran," ucap Anies.
Sebelumnya, pantauan di lapangan, hingga pukuk 22.20 WIB tak kurang dari 38 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan. Mereka silih berganti menyemprotkan air untuk memadamkan api.
Petugas pemadam juga mengerahkan dua crane untuk memadamkan api dari ketinggian. Namun upaya ini tidak mudah. Embusan angin kencang menjadikan api menjalar dengan cepat.
"Ini sudah tak kurang dari 38 mobil damkar dan ratusan petugas. Api yang menjalar cepat sekali dan mungkin berapa ruang pimpinan juga terbakar. Tapi kami hadirkan petugas dan mobil terbaik yang kami miliki untuk mengatasi kebakaran di Kejagung," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung Kejagung, Sabtu (22/8.2020).
Kebakaran melanda Gedung Utama Kejagung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan pukul 19.10 WIB. Api membakar tujuh lantai gedung yang merupakan ruang kerja bidang intelijen dan kepegawaian.
Sejauh ini tidak ada laporan korban luka maupun jiwa. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memastikan seluruh berkas perkara yang ditangani Kejagung dan tahanan dalam kondisi aman. Mereka berada di lokasi terpisah dari gedung yang terbakar.
Editor: Djibril Muhammad