Anies Sebut Jika 60 Persen Warga di Rumah, Kasus Covid-19 Bisa Terkendali

Fakhrizal Fakhri ยท Kamis, 24 September 2020 - 18:01 WIB
Anies Sebut Jika 60 Persen Warga di Rumah, Kasus Covid-19 Bisa Terkendali

Ilustrasi Virus Corona (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang hingga 11 Oktober 2020. Kedisiplinan untuk taat protokol kesehatan diperlukan warga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kasus penularan harian Covid-19 di Ibu Kota telah mengalami pelandaian setelah kebijakan rem darurat dengan kembali menerapkan

Hal tersebut diketahui melalui grafik kasus onset (disesuaikan dengan tanggal penularan) dan juga pada nilai Rt atau reproduksi virusnya. Pada awal September, nilai Rt Jakarta adalah 1,14 dan saat ini berkurang menjadi 1,10.

Artinya, 100 orang berpotensi menularkan virus kepada 110 orang lainnya. Untuk itu, penularan harus terus ditekan hingga nilai Rt di bawah 1,00.

"Pergerakan penduduk jelas berpengaruh pada peningkatan penularan virus. Semakin tinggi pergerakan penduduk, semakin tinggi penularan virus. Pelandaian yang mulai tampak belakangan ini juga seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang tetap berada di rumah saja," kata Anies dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020).

Anies mengatakan, berdasarkan kajian tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) diperlukan sedikitnya 60 persen warga untuk di rumah saja dalam mengendalikan kasus Covid-19.

"Diperlukan minimal 60 persen penduduk diam di rumah saja agar penularan wabah melandai dan mulai berkurang. Saat ini, masih sekitar 50 persen penduduk diam di rumah saja," kata Anies.

Mantan Mendikbud itu menegaskan peningkatan kasus masih terus perlu ditekan kendati telah menunjukkan tanda awal pelambatan.

Tanpa pembatasan ketat dan dengan tingkat pengetesan tetap seperti saat ini, pertambahan kasus harian di Jakarta diprediksi akan mencapai 2.000 per hari pada pertengahan Oktober, sedangkan kasus aktif akan mencapai 20.000 pada awal November.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq