Anies Sebut Tantangan Tahun Pertama Memimpin DKI Lebih Berat
JAKARTA, iNews.id – Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tepat berusia satu tahun pada hari ini, Selasa (16/10/2018). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan sedikitnya ada 31 capaian sudah terealisasi.
“Alhamdulillah sebagian sudah mulai kita laksanakan,” kata Anies di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (16/10/2018).
Kendati demikian, Anies mengakui, ada beberapa janji politik yang sudah terpenuhi, namun belum sepenuhnya sempurna. Misalnya, program One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE). Program ini awalnya dijanjikan untuk melahirkan 200.000 pengusaha baru dengan 44 titik pengembangan kewirausahaan warga di setiap kecamatan. Diharapkan dalam waktu lima tahun target itu bisa tercapai. Artinya akan ada 40.000 pengusaha baru per tahun di DKI yang sudah dapat menjalankan usahanya setiap tahun.
Namun, berdasarkan situs OK OCE, dari calon pengusaha baru yang sudah terdaftar sebanyak 54.564 orang, data faktual menunjukkan per Januari sampai awal Oktober 2018 hanya 3.073 yang mengantongi izin usaha mikro dan kecil (IUMK) yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Pintu Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) DKI Jakarta.
Anies mengatakan, tahun depan akan mengoptimalkan anggaran untuk program-program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Anggaran-anggaran untuk 2019 dan lainnya sudah mulai mencerminkan rencana kita. Karena target di tahun pertama adalah memasukkan janji ke dalam rencana pembangunan jangka menengah,” ujar Anies.
Menurut dia, memasukkan program-program ke dalam RPJMD menjadi tantangan di tahun pertama. Akan tetapi, dia meyakini setelah tahun berikutnya akan lebih mudah.
“Kedua memasukan itu di anggaran mulai 2019, termasuk APBD Perubahan. Misalnya, DP 0 persen. Itu kita laksanakan Oktober, kenapa? Karena bulan September anggarannya masuk Rp71,7 triliun, nanti tahun depan kita ada lebih dari Rp5 triliun. Jadi itu tahap demi tahap yang kita lakukan dan alhamdulillah kita bersyukur atas perjalanan satu tahun ini. Insyaallah pondasinya sudah siap,” ucap Anies.
Pemprov DKI menyebutkan 31 capaian telah dilaksanakan selama kepemimpinan satu tahun Anies Baswedan. Berikut seperti dikutip dalam akun Instagram resmi Pemprov DKI:
1. Menghentikan reklamasi teluk utara Jakarta.
2. Meluncurkan program rumah SAMAWA DP 0 Rupiah yang akan dibuka pendaftaran mulai 1 November 2018.
3. Integrasi 11 operator bus kecil bergabung dengan OK OTrip yang kemudian menjadi Jak Lingko dengan melayani 33 Trayek.
4. Pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 805 siswa di Jakarta.
5. Meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
6. Peningkatan kualitas kawasan dan permukiman melalui community action plan (CAP).
7. Penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui rumah aman.
8. Peningkatan kemempuan respons dari aduan yang dapat diselesaikan dalam kurun waktu 0-14 hari.
9. Realisasi taman Benyamin Sueb.
10. OK OCE di 44 Kecamatan dengan total peminat mencapai 53.798 wiraswasta.
11. Membangun Skybridge Tanah Abang.
12. Progress mass rapid transit (MRT) mencapai 96,56 persen.
13. Meluncurkan program Si DUKUN 3in1 yang memfasilitasi pelayanan enam macam dokumen kependudukan.
14. Diklat bagi 250 orang pengemudi angkutan umum dan terus meningkat.
15. Revitalisasi pusat dokumen H.B Jassin.
16. Realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2017 mencapai 64,82 Triliun (103,69 persen).
17. Pemberian hibah untuk guru swasta dan madrasah swasta, Rp500.000 per bulan.
18. Peserta jaminan kesehatan DKI Jakarta mencapai 98 persen, melebihi target nasional mencapai 95 persen.
19. Tiga SMK Negeri, yakni SMK 27, 56, dan 57 telah berstatus BLUD.
20. Membangun 100 gedung dan merehabilitas 109 gedung sekolah.
21. Operasi pasar murah di 44 kecamatan menjelang Lebaran.
22. Meluncurkan aplikasi OYES sebagai sarana pemesanan bahan pokok dan telah diunduh 80.000 pedagang pasar jaya.
23. Memperluas penerima program subsidi pangan murah (daging sapi, ayam, telur dan beras) kepada penyandang disabilitas, lansia, buruh, selain penerima KJP plus, PJLP dan penghuni rusun dengan penganggaran mencapai Rp885 miliar.
24. Pemberian Kartu Jakarta Lansia (KLJ) kepada 22.970 lansia di Jakarta.
25. Meluncurkan masterplan TOD pertama di Dukuh Atas.
26. Pengembangan penggunaan aplikasi parkir online jukir dan lapakon di enam ruas jalan.
27. Membangun fasilitas publik ramah disabilitas berupa trotoar dan penyebrangan sebidang (Pelican Crossing).
28. Menjadi pemenang We Love Cities 2018.
29. Jumlah aset mencapai 464,60 triliun, meningkat 21,64 triliun dari jumlah tahun sebelumnya.
30. Terimplementasikan layanan si DUKUN 3 in 1 di 10 RSUS dan 2 RSUP/RSIA dengan melayani 28.874 dokumen secara terintegrasi sejak Januari - Juni 2018.
31. Pemberlakuan tindaklanjut laporan aduan masyarakat yang berpengaruh terhadap KPI Kinerja dan 10 persen TKD kepala dinas.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto