Antrean Job Fair di Tangerang Rusuh, Pencari Kerja Terinjak-injak
“Dari pihak panitia menurutku kurang efektif sampai bisa dorong-dorongan sampai banyak yang terluka,” kata Reni di Tangerang, Selasa (24/7/2018).
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah yang meninjau langsung turut prihatin dengan adanya aksi saling dorong antar peserta job fair. Dia mengatakan, seharunya panitia mensyaratkan kepada calon pencari kerja agar mengajukan surat lamaran dalam bentuk software. Imbaun juga ditujukan kepada masyarakat yang ingin melamar kerja agar mempersiapkan surat lamaran yang baik.
“Semua profil pribadi sudah ada di aplikasi. Misalnya sudah dalam bentu Pdf, jadi tinggal download saja. Berkas menumpuk di HRD juga gimana,” kata Arief.

Menurut dia, Pemerintah Kota Tangerang melalui Disnakertrans akan mencarikan solusi dengan menyiapkan aplikasi online Tangerang Live. Nantinya, aplikasi tersebut menyediakan daftar perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga sistem penyerapan tenaga kerja di Tangerang lebih efektif. “Insyaallah 2019 sudah ada di Kota Tangerang,” ucap dia.
Kendati demikian, Arief mengapresiasi kepada perusahaan-perusahaan peserta job fair dan Dinaskertrans yang telah menggelar kegiatan ini. Diharapkan job fair hari ini dapat menyerap 9.000 tenaga kerja dari 25.000 angka pengangguran di Kota Tangerang.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto