ASN Terpapar Corona, 4 Gedung Pemprov DKI Jakarta Ditutup Sementara

Fakhrizal Fakhri ยท Kamis, 17 September 2020 - 16:38 WIB
ASN Terpapar Corona, 4 Gedung Pemprov DKI Jakarta Ditutup Sementara

Ilustrasi sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggalkan Kompleks Balai Kota DKI Jakarta. (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara empat gedung pemerintahan menyusul ditemukannya Aparatur Sipil Negara (ASN) terpapar virus corona (Covid-19). Keempat gedung tersebut yakni Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Blok G Balai Kota, Gedung Dinas Teknis di Jatibaru dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) DKI Chaidir mengatakan tidak semua gedung tersebut ditutup total. Dia menyebut, ada satu gedung yang ditutup sebagian. "Tadi saya juga baru dengar (Dinkes DKI) juga sih (ditutup), tapi enggak menyeluruh," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Penutupan gedung sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2020. Dalam Pasal 9 ayat (2) huruf f disebutkan, pimpinan tempat kerja/kantor yang melakukan pembatasan sementara aktivitas bekerja di tempat kerja wajib melakukan penghentian sementara aktivitas di tempat kerja/kantor paling sedikit 3 x 24 jam apabila ditemukan pekerja yang terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

Aktivitas perkantoran di Blok G Balai Kota, Wali Kota Jaksel, dan Gedung Dinas Teknis dilakukan kerja dari rumah alias work from home (WFH) selama tiga hari ke depan. Perkantoran tersebut juga telah disemprot disinfektan.

Chaidir menerangkan, Dinkes DKI Jakarta masih melakukan pelayanan administrasi secara terbatas. "Ada bagian-bagian tertentu yang masih operasional, seperti tim penanggulangan Covid-19. Kalau yang back office baru (tutup)," katanya.

Dia membenarkan ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar Covid-19 di keempat gedung perkantoran tersebut. Namun, dirinya belum mengetahui berapa banyak ASN yang terpapar Covid-19.

"Bagi ASN yang enggak ngantor, mereka kerja dari rumah pakai aplikasi, kan sekarang zamannya sudah canggih," ucapnya.

Editor : Djibril Muhammad