Banjir Rendam Rumah Warga di Cilincing Jakut, 48 Jiwa Mengungsi
JAKARTA, iNews.id - Ratusan rumah warga di Kampung Kandang, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) terendam banjir, Senin (12/1/2026). Tingginya genangan air membuat 48 jiwa mengungsi.
Pantauan iNews.id, ketinggian banjir mencapai 70 centimeter (cm). Drainase yang buruk diduga memperparah kondisi banjir.
Kondisi itu mengganggu aktivitas warga. Bahkan, sejumlah warga terpaksa dievakuasi ke lokasi pengungsian di Rusun Embrio, Cilincing, Jakut.
Petugas kelurahan setempat mengevakuasi sebagian warga, terutama yang sedang sakit dengan perahu karet. Mereka dibawa ke Rusun Embrio untuk mendapat tempat yang lebih aman.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang) Kelurahan Semper Barat, Muhammad Iqbal, mengatakan ada 48 warga yang sudah dievakuasi.
"Hingga saat ini, ada 48 jiwa yang mengungsi. Bila curah hujan semakin intens, maka bisa (kemungkinan) bertambah lagi," kata Iqbal.
Ketua RW 04 Kelurahan Semper Barat, Djumadi, membenarkan sebagian warganya sudah diungsikan. Namun, Djumadi mengatakan pihaknya masih membutuhkan tambahan perahu karet untuk mengantisipasi hal tak terduga.
"Ada yang dibutuhkan saat ini untuk mengevakuasi warga yang stroke, atau yang sakit. Kita sangat membutuhkan perahu karet," tutur Djumadi.
Djumadi mengungkap ada 400 warga yang terdampak akibat banjir ini. Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Utara dan Puskesmas setempat.
Editor: Rizky Agustian