Bareskrim Bongkar Markas Penyelundupan Emas ke Dubai di Jakut, Temukan Celana Dalam Modifikasi
Polisi juga menyita 104 celana dalam pria dan 57 pakaian dalam wanita. Selain itu, terdapat sejumlah barang lain berupa ponsel, tiket pesawat, beberapa buku rekening, kartu ATM, mobil, hingga sepeda motor.
Sementara itu, lokasi kedua berupa ruko empat lantai. Tempat tersebut diduga digunakan warga negara India yang tergabung dalam jaringan penyelundupan untuk melakukan transaksi emas.
Di lokasi tersebut, polisi menemukan mesin penghitung uang, mesin pemeriksa kadar emas, bubuk hitam, kepingan logam yang diduga emas, mesin jahit untuk memodifikasi pakaian dalam, serta mesin pelebur.
"Mereka beroperasi di sini, sesuai dengan keterangan saksi masyarakat sekitar, kurang lebih delapan bulan," ungkapnya.
Bareskrim masih menelusuri aktivitas jaringan tersebut, termasuk perlintasan para pelaku. Polisi akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memastikan perjalanan para tersangka.