Biaya Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Jakarta Ditanggung Pusat
JAKARTA, iNews.id - Biaya isolasi orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan Covid-19 ajab ditanggung pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menjawab kekhawatiran warga DKI Jakarta terkait biaya perawatan isolasi pasien Covid-19.
"Sudah disampaikan, biaya isolasi hotel itu dibiayai pemerintah pusat," kata Riza Patria, Kamis (1/10/2020).
Riza menambahkan, ada tiga hotel di Jakarta yang telah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sebagai lokasi isolasi terkendali.
Ketiga hotel itu adalah Hotel Ibis Style Mangga Dua Jakarta Utara; Hotel Ibis Style Mangga Besar Jakarta Pusat; dan Hotel U Stay Mangga Dua Jakarta Utara.
Warga Luar Jakarta Positif Covid-19 Bisa Isolasi Mandiri di 3 Tempat Ini
Selain itu, lanjut Riza, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan tiga wisma yaitu di Jakarta Islamic Centre (JIC) Jakarta Utara; Graha Ragunan Jakarta Selatan; dan Graha TMII.
"Di tiga tempat itu (wisma) kan belum, sekarang penempatan isolasi masih terpusat di Wisma Mandiri (Fasilitas Isolasi Mandiri Kemayoran)" katanya.
Polisi: Korban Meninggal karena Kecelakaan Naik 40 Persen saat PSBB Jakarta
Riza melanjutkan, nantinya pihak pemprov akan memeriksa apakah lokasi itu sudah penuh atau belum.
"Kami lihat, kan belum penuh. Kalau sudah penuh nanti kami akan pindah ke hotel dan tempat-tempat yang kami siapkan. Pokoknya semuanya akan kami siapkan sebaik dan sebanyak mungkin, serta secepat mungkin," katanya.
Riza juga mengapresiasi dukungan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta dalam penyediaan hotel sebagai lokasi isolasi terkendali. Ini dilakukan seiring merosotnya keterpakaian hotel bagi masyarakat umum selama wabah Covid-19.
"Jadi bisa kami gunakan dan sudah dipersiapkan tentu hotel-hotel itu tapi ada syarat-syaratnya. Jadi lihat saja prosesnya, yang tidak perlu dikhawatirkan bagi warga Jakarta pokoknya kami Pemerintah DKI dengan dukungan Pemerintah Pusat memberikan pelayanan terbaik," katanya.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto