BMKG: Hujan Lebat di Jabodetabek Berpotensi Terjadi hingga Sepekan ke Depan

Felldy Utama ยท Kamis, 02 Januari 2020 - 11:45 WIB
BMKG: Hujan Lebat di Jabodetabek Berpotensi Terjadi hingga Sepekan ke Depan

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat masih berlangsung hingga tujuh hari ke depan. Hujan tersebut diprediksi menguyur Jakarta Bogor Tangerang Depok dan Bekasi (Jabodetabek).

"Potensi hujan lebat 2-7 januari di Jabodetabek," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Koordinasi Banjir Jabodetabek di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

BACA JUGA: BNPB Gelar Rapat Koordinasi Bahas Banjir di Jabodetabek

Dia meminta masyarakat waspada terhadap potensi banjir dan longsor serta angin kencang. Dwikorita menjelaskan, prakiraan cuaca yang terjadi di Jabodetabek rata-rata diawali pada pagi hari berawan, siang hingga malam hujan.

Menurut dia, walaupun sudah diprediksi, cuaca dapat sewaktu-waktu berubah karena anomali cuaca. Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan rakor kali ini penting untuk melakukan koordinasi secara menyeluruh guna penanganan terhadap korban banjir di wilayah Jabodetabek.

"Bapak Ibu sekalian, yang perlu kita ketahui sekarang apa yang harus kita kerjakan karena jumlah pengungsi semakin banyak sampai dengan sekitar pukul 12.00 (malam), untuk DKI saja sudah sampai lebih dari 30.000 orang. Mungkin pagi ini dua kali lipat," tuturnya saat membuka rapat di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020).

Doni berharap, rapat koordinasi ini dapat menghasilkan sebuah gagasan guna memberikan penanganan untuk korban-korban banjir saat ini.

"Karenanya, pertemuan ini kita fokuskan nanti untuk mengurus para pengungsi, kedua para korban yang terjadi luka-luka, termasuk mereka yang mengalami masalah kesulitan listrik, air bersih," ujarnya.

Sejumlah pihak terkait hadir dalam rapat seperti Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dan perwakilan pemerintah pusat dan juga daerah lainnya.

Editor : Djibril Muhammad