Bongkahan Beton Flyover Tendean-Ciledug Timpa Mobil Dinas Mabes Polri
JAKARTA,iNews.id – Bongkahan cor-coran jalan layang (flyover) untuk Transjakarta koridor XIII Kapten Piere Tendean-Blok M-Ciledug rontok. Sebuah mobil dinas milik Mabes Polri berjenis Ford Ranger rusak tertimpa. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Edi Surasa mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB, sebuah mobil petugas yang tumpangi perwira menengah Mabes Polri berpangkat Kombes Pol sedang berhenti di lampu merah Jalan Kapten Piere Tendean, tepat di bawah flyover busway. Tiba-tiba dari atas jatuh bongkahan beton seberat empat kilogram menimpa atap mobil petugas tersebut hingga penyok.
“Beruntung tidak ada korban, mobil langsung dibawa ke bengkel Mabes Polri,” ujar Edi di lokasi kejadian, Selasa (28/11/2018).
Menurut dia, bongkahan coran jalan layang busway itu sudah sering rontok. Tetapi, kata Edi, tidak sebesar yang menimpa mobil anak buahnya tersebut.
Polisi meminta kepada dinas terkait dan kontraktor lebih memperhatikan masalah itu. Sebab, sangat membahayakan pengguna jalan.
“Pihak pengelola kontruksi jalan layang sudah dipanggil tetapi beliaunya masih di Serang. Ada utusannya sekarang masih diminta keterangan,” terangnya.
Jalan layang Kapten Piere Tendean hingga Ciledug memiliki total panjang 9,4 kilometer. Lebar jalan 9 meter dan memiliki tinggi sekitar 12-20 meter.
Anggaran pembangunan jalan layang sendiri diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun. Rinciannya, Rp200 miliar untuk membiayai konsultan perencanaan, desain awal, dan konsultan manajemen. Sementara untuk pembangunan fisik mencapai Rp2,3 triliun. Biaya pembangunan menggunakan sistem multi years atau tahun jamak.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto