BRIN Tegaskan Tak Ada Tanaman Bibit Bahan Kokain di Kebun Raya Bogor

Putra Ramadhani ยท Senin, 08 Agustus 2022 - 23:04:00 WIB
BRIN Tegaskan Tak Ada Tanaman Bibit Bahan Kokain di Kebun Raya Bogor
Polisi mengecek tanaman di Kebun Raya Bogor. (Foto dok Polisi).

BOGOR, iNews.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membantah adanya tanaman koka di Kebun Raya Bogor. Hal itu menyusul pengakuan pelaku kasus narkotika yang ditangkap Polda Metro Jaya bahwa mendapatkan biji koka dari kawasan tersebut.

"Pemberitaan yang menyebutkan bahwa bibit kokain berasal dari KRB (Kebun Raya Bogor) perlu diluruskan mengingat koleksi yang ada di KRB adalah Erythroxylum novogranatense, bukan koka (Erythroxylum coca)," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya, Senin (8/8/2022).

Handoko menyebut, pihaknya memiliki riwayat pohon tersebut. Tanaman itu diterima pada 29 November 1927 tetapi mati terkena hama pada tahun 2022. 

"Berdasarkan data di bagian registrasi, tanaman ini (Erythroxylum novogranatense) berasal dari Hort. d'Ela Congo Belge, diterima di KRB sejak tanggal 29 November 1927 dan ditanam di vak. XV.J.B.VI.7. Tanaman ini diperbanyak dan ditanam di Vak XV.J.B.VI.18. pada 20 Januari 1978.  Tanaman itu mati terkena hama di KRB tahun 2022," jelasnya.

Kebub Raya Bogor, kata dia, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 adalah kawasan konservasi tumbuhan secara ex situ yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan.

"Koleksi tumbuhan terdokumentasi dikelola Bidang Registrasi yang mencatat setiap tumbuhan koleksi sejak penanaman (asal bibit, tahun tanam, lokasi penanaman, identitas bibit dan jumlah), masa pertumbuhan (pembungaan, pembuahan, perbanyakan) hingga mati (penyebab, tahun). Bidang Registrasi juga yang mengeluarkan izin jika ada permintaan material tanaman atau bibit hasil perbanyakan tumbuhan koleksi KRB untuk tujuan penelitian maupun tukar menukar benih dengan kebun raya lain. Sebagai bagian dari jejaring kebun raya internasional, KRB memiliki program seed exchange dengan kebun raya lain di dunia," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda