Buruh Kompak Buat Koreo Barisan Perjuangan saat Demo di DPR, Ini Penampakannya
JAKARTA, iNews.id - Massa dari elemen buruh membuat koreografi barisan perjuangan saat berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Koreografi itu dimaksudkan untuk membakar semangat para buruh yang terus berjuang menyuarakan tuntutan.
Momen itu terjadi di sela-sela sejumlah petinggi serikat buruh menyampaikan orasi dari atas mobil komando.
Sejumlah buruh yang berada di depan mobil komando langsung membentuk barisan. Mereka terlihat saling berjabat tangan dan melakukan koreografi bersama.
Para buruh tampak bersemangat dan kompak mengikuti gerakan-gerakan yang telah dirancang sebelumnya.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan buruh membawa empat tuntutan yang disuarakan kepada parlemen.
Pertama, KSPI dan Partai Buruh menuntut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera merevisi UMP Jakarta 2026 menjadi Rp5,89 juta yang mencerminkan 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Selain itu, buruh juga menuntut agar Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Jakarta 2026 ditetapkan minimal 5 persen di atas 100 persen KHL.
Kedua, menuntut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengembalikan SK UMSK di 19 kabupaten/kota sesuai rekomendasi bupati dan wali kota.
Ketiga, mendesak DPR segera membahas dan mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024.
Keempat, menolak rencana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Mereka menyatakan pilkada harus tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Editor: Rizky Agustian