Cabuli Murid hingga Hamil, Pimpinan Ponpes di Tangerang Diamuk Massa

Sukron ยท Rabu, 19 Desember 2018 - 19:02:00 WIB
Cabuli Murid hingga Hamil, Pimpinan Ponpes di Tangerang Diamuk Massa
Polisi menginterogasi ustaz BB (Foto: iNews)

TANGERANG, iNews.id – Puluhan warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menggeruduk rumah seorang ustaz pimpinan pondok pesantren (ponpes) di wilayah setempat, Rabu (19/12/2018). Massa emosi lantaran ustaz berinisial BB diduga mencabuli santriwatinya sendiri hingga hamil. Ironisnya, murid perempuannya itu masih berusia di bawah tahun.

Warga mendapat informasi ustaz BB telah mencabuli santriwatinya berinisial NB (17). Perbuatan cabul itu dilakukan sejak Agustus 2018. Saat ini NB sendiri dilaporkan sudah hamil dua bulan.

Kesal atas perbuatan BB, warga pun menyeretnya ke luar rumah. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi sebelum BB dihakimi massa. Petugas mengamankan BB ke Mapolresta Tangerang.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung mengatakan, kepada penyidik, ustaz BB mengaku sudah menikahi NB secara siri. Namun, memang pernikahannya tersebut tidak diketahui oleh orangtua NB.

“Kasus persetubuhan anak di bawah umur ya, inisial BB. Ini karena banyak laporan masyarakat, kita amankan ya,” kata Gogo di lokasi, Rabu (19/12/2018).

Saat ini BB masih dalam pemeriksaan di Mapolresta Tangerang. Gogo mengatakan, apabila terbukti melakukan tindak pencabulan, pelaku BB dapat dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Untuk terduga, menurut keterangan masyarakat seorang ustaz berinisial B. Korbannya muridnya sendiri di pesantrennya, pengakuannya sudah menikah tanpa sepengetahuan orangtua,” ujar dia.

Sementara Ketua RW setempat Giyono mengatakan, perkara tersebut terungkap dari setelah NB kerap berada di rumah BB.

“Kami awalnya enggak percaya, informasi ini dari mulut ke mulut. Beliau guru ngaji, korbannya muridnya. Kita enggak tahu jauh, masyarakat yang enggak terima ya karena guru ngajinya ini,” tutur Giyono.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda