Cawagub DKI Jakarta Diwajibkan Membuat Makalah Seputar Jakarta

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 24 Januari 2019 - 05:13 WIB
Cawagub DKI Jakarta Diwajibkan Membuat Makalah Seputar Jakarta

Petinggi Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta serta panelis memberikan keterangan pers mengenai rencana fit and proper test calon wagub DKI Jakarta, Rabu (23/1/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id - Para calon wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta diwajibkan membuat makalah, yang oleh partai pengusung menyebutnya risalah, tentang Jakarta. Demikian yang hasil diperoleh Tim Panelis bersama Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Mulai hari ini timeline kita sudah definitif untuk membuat sejenis risalah kalau anak-anak kampus makalah. Kalau kami risalah pemikiran cawagup," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Syarif saat konferensi Pers di Kawasan Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2018).

BACA JUGA:

Gerindra dan PKS Gelar Rapat Tertutup Bahas Wagub DKI, Ini Hasilnya

Safari Politik Cawagub DKI ke Fraksi PDIP, PKS Yakin Tak Ada Penolakan

PKS Kenalkan 3 Cawagub DKI ke Fraksi Demokrat dan PAN, Ini Hasilnya

Nantinya makalah tersebut, dia menambahkan, akan dipaparkan kepada tim panelis pada 27 Januari mendatang. Pada tanggal yang sama pula, tim panelis juga akan melakukan wawancara.

Tujuannya untuk mendalami rekam jejak dan pemahaman ketiga cawagub soal rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta 2018-2022.

"Pendalaman pengetahuan dan pendalaman calon itu berdasarkan risalah paper tentang pengetahuan RPJMD di atas itu tanggal 27," ujar Syarif.

Tidak hanya sampai di situ, dia mengaku, warga Ibu Kota pun ikut terlibat di dalamnya. Yakni dengan kritik dan masukan kepada cawagub DKI.

"Ada masukan masyarakat, silakan sampaikan pada kami bagaimana rekam jejak tiga calon itu sederhana sampai tanggal 3 Februari," kata Syarif.

Diketahui, PKS mengirimkan dua panelis dari kalangan profesional yang akan membantu selama berlangsungnya uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) cawagub DKI. Dua orang tersebut adalah mantan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo dan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun.

Sedangkan, Gerindra telah menunjuk dua nama yaitu peneliti Senior LIPI Siti Zuhro dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarief.


Editor : Djibril Muhammad