Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka, Mantan Dubes Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia 
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Kecelakaan, 15 Sekolah di Jaksel Akan Direnovasi Total

Jumat, 19 November 2021 - 10:53:00 WIB
Cegah Kecelakaan, 15 Sekolah di Jaksel Akan Direnovasi Total
Sudin Pendidikan Jakarta Selatan (Jaksel) mencatat 15 sekolah harus direnovasi total karena mengalami kerusakan di struktur bangunan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan (Jaksel) mencatat ada 35 sekolah yang mengalami kerusakan di wilayahnya. Sekolah yang mengalami kerusakan tersebar di Setiabudi, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Tebet, dan Kebayoran Baru.

Untuk mencegah kecelakaan, 35 sekolah itu akan direnovasi. Sebanyak 15 di antaranya direnovasi total karena ada kerusakan pada struktur bangunan.

"Jadi, ada 15 sekolah yang kita ajukan rehabilitasi total, lalu ada juga 20 sekolah yang rehabilitasi berat," ujar Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Selatan wilayah II, Abd Rachem di Jakarta, Jumat (19/11/2921).

Menurutnya, 15 dari 35 sekolah mengalami kerusakan pada struktur bangunan sehingga harus direnovasi total. Sedangkan 20 sekolah lainnya mengalami kerusakan di bagian atap, lantai, dan dinding sehingga memerlukan renovasi berat.

"Kalau sudah (kerusakan) struktur bangunan, harus (renovasi) total. Renovasi total keseluruhan itu anggaran ada di Dinas, pelaksanaannya juga di Dinas, tapi kalau renovasi berat itu adanya di Sudin, seperti mengganti atap, dinding, dan lantai," tuturnya.

Dia menerangkan, 15 sekolah yang rusak itu telah direkomendasikan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan untuk direnovasi total meliputi 7 SD, 6 SMP, 1 SMA, dan 1 SMK. Sejauh ini, baru 1 SD yang telah dilakukan renovasi yakni SD yang ada di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sebabnya, tambahnya, anggaran untuk merenovasi total sekolah-sekolah tersebut berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Meski diajukan untuk direnovasi total tahun ini, perbaikan 15 sekolah itu harus tertunda lantaran anggarannya dialihkan untuk penaganan Covid-19.

"Harusnya 2022 (renovasi total dan berat). Tahun ini kan refocusing karena ada Covid-19," katanya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut