Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Pramono Pamer ke Anies Sempurnakan JIS, Kini Makin Mudah Diakses
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mantan Wali Kota Jakarta Timur: Saya Dipensiunkan Lewat WA

Senin, 16 Juli 2018 - 20:44:00 WIB
Cerita Mantan Wali Kota Jakarta Timur: Saya Dipensiunkan Lewat WA
Lima wali kota baru dan satu bupati saat dilantik Gubernur Anies Baswedan, Kamis 5 Juli 2018. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Gubernur Anies Rasyid Baswedan sebelumnya merombak posisi sejumlah pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Salah satu pegawai yang terkena kebijakan itu adalah mantan wali kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana.

Saat dihubungi, Bambang mengaku diberhentikan Anies hanya melalui aplikasi pesan Whatsapp (WA). “Saya enggak masalah dicopot jabatan, gak masalah. Yang saya masalahkan, selama ini saya belum terima surat keputusan gubernur yang asli. Saya hanya di WA dipensiunkan. Pensiun per tanggal berapa, enggak tahu. Posisi sekarang dimana, juga gak tau,” kata dia saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Bambang menuturkan, dia memang akan pensiun pada 1 Oktober 2018. Akan tetapi, yang membuatnya heran, gubernur belum mengeluarkan surat keputusan perihal kapan dia bakal memasuki purnatugas. “Belum (ada surat dari gubernur), terus saya bagaimana? Kan serbasusah. Saya kerja enggak diakui, karena sudah dipensiunkan gubernur,” ujarnya.

Bambang pun menyayangkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov DKI Jakarta yang dinilainya tak mengayomi mantan pegawai yang sudah mengabdi di Ibu Kota. Bahkan, dia mengaku sampai hari ini belum pernah menerima arahan dari intansi yang membidangi masalah personalia tersebut. “Enggak. BKD manggil aja enggak. Mestinya kan, mohon maaf, dulu mau diarahkan bilangnya,” ucap Bambang.

Lelaki itu merasa dirinya tak ubahnya seperti tahanan kota. Pasalnya, saat ini dia tidak tahu harus mengerjakan apa, meski masih sering mengisi absen di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

“Mohon maaf, yang menentukan kebijakan kan ‘bos-bos’ yang berkuasa, BKD dan gubernur. Ya kebijakan apapun yang dikeluarkan saya ikuti. Tapi jangan sampai tiap hari suruh absen tapi kerja gimana enggak jelas. Jadi saya kan kayak tahanan kota jadinya. Mau pergi, tapi gak bisa,” tuturnya.

Gubernur Anies Baswedan pada Kamis 5 Juli 2018 merombak posisi jabatan wali kota dan bupati di DKI Jakarta. Wali kota Jakarta Pusat yang sebelumnya dijabat Mangara Pardede kini digantikan Bayu Meghantara. Jabatan wali kota Jakarta Timur yang sebelumnya diduduki oleh Bambang Musyawardana sekarang diisi oleh M Anwar.

Anies juga menunjuk Marullah sebagai wali kota Jakarta Selatan untuk menggantikan Tri Kurniadi, dan Rustam Effendi sebagai wali kota Jakarta Barat menggantikan Anas Effendi. Selain itu, Syamsudin Lologau dipercaya menjadi wali kota Jakarta Utara menggantikan Husein Murad. Sementara, Husein Murad kini menjabat bupati Kepulauan Seribu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut