Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Penderita Covid-19, Terpapar Bersama Keluarga dan Sempat Tidak Dapat RS

Selasa, 29 September 2020 - 00:50:00 WIB
Cerita Penderita Covid-19, Terpapar Bersama Keluarga dan Sempat Tidak Dapat RS
Welky Pakpahan, salah satu penderita covid-19 berbagi cerita dalam diskusi virtual yang digelar Satgas Penanganan Covid-19 di gedung BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mencatat pada Senin (28/9/2020) pasien positif covid-19 bertambah 3.509 orang. Jumlah total pasien positif covid-19 di seluruh Indonesia menjadi 278.722 orang.

Salah satu penderita covid-19, Welky Pakpahan pun menceritakan pengalamannya terpapar virus tersebut dalam diskusi virtual yang ditampilkan di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020). Welky menyampaikan ceritanya dari ruang perawatan.

"Sebenarnya aku sudah mulai melihat gejala di papa dan mama saya pada 7 September 2020 yang suhu tubuhnya naik turun. Saya tahu persis karena dalam 2-3 hari itu sering datang ke rumah mereka untuk meeting keluarga dan meeting kerjaan," katanya.

Tiga hari berselang tepatnya Kamis (10/9/2020) Welky kembali ke rumah orangtuanya dan mendapati mereka sudah dalam kondisi lemas. Welky juga mengaku mulai merasakan gejala covid-19 pada keesokan harinya.

"Mulai Jumatnya badan aku sendi-sendinya kaku, lemas, langsung meriang," katanya.

Mengalami hal itu Welky langsung mengisolasi diri dari keluarganya di rumah. Termasuk dari anak-anaknya.

Welky menceritakan sebelumnya dia meminta adiknya yang baru pulang dari Bali untuk menjalani tes swab. Dan hasilnya menunjukkan adik Welky positif covid-19.

"Senin (14/9/2020) kami sekeluarga termasuk papa mama langsung tes swab didatangi petugas pakai alat pelindung diri lengkap. Malamnya pukul 20.00 WIB hasil langsung keluar dan aku dinyatakan positif covid-19," katanya.

Setelah dinyatakan positif, Welky langsung berusaha mencari fasilitas perawatan di rumah sakit. Welky mengatakan dia dan anggota keluarganya yang positif sempat kesulitan mencari rumah sakit.

"Langsung kami cari rumah sakit tapi sempat tidak dapat. Setelahnya saya dikasih tahu teman ada rumah sakit yang tersedia lalu kami langsung ke sana," ucapnya.

Dia menjelaskan penularan covid-19 cepat sekali, bahkan dua asisten rumah tangga (ART) dan dua anak di keluarga tersebut juga terinfeksi covid-19. Welky pun meminta seluruh masyarakat Indonesia menjaga keluarga dan dirinya dari penularan covid-19.

"Dampaknya ke keluarga itu parah sekali, dua ART dan dua cucu langsung positif covid-19. Pokoknya penularan di klaster keluarga menyeramkan sekali," ujarnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut