Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nenek yang Bakar Cucu di Depok Sempat Bohong Korban Kena Kompor Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Cucu yang Dibakar Nenek di Depok Luka Bakar 80 Persen, Masih Dirawat di RS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:01:00 WIB
Cucu yang Dibakar Nenek di Depok Luka Bakar 80 Persen, Masih Dirawat di RS
Remaja 17 tahun di Depok mengalami luka bakar 80 persen setelah diduga dibakar neneknya sendiri karena kesal tak dijemput. (Foto: Ilustrasi/Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Seorang remaja berinisial LA (17) mengalami luka bakar hingga 80 persen setelah diduga dibakar oleh neneknya sendiri, M (64), di kawasan Bojongsari, Depok. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Fatmawati.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama menuturkan, kondisi korban sangat memprihatinkan akibat luka bakar yang dialaminya.

“Sangat memprihatinkan kondisi korban sampai dengan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati. Luka yang dialami korban 80 persen luka bakar," ujar Made Gede Oka Utama dalam keterangannya dikutip, Jumat (30/10/2026).

Dia menambahkan, pelaku sempat mengaku bahwa luka bakar yang dialami korban disebabkan oleh ledakan kompor. Keterangan tersebut awalnya disampaikan kepada ayah korban.

“Awalnya dari pihak pelapor ataupun ayah korban, tersangka mengakui ada kompor yang meledak,” tuturnya.

Namun, setelah dilakukan pendalaman, polisi menemukan dugaan bahwa M merupakan pelaku pembakaran terhadap cucunya sendiri.

Menurut Made, ayah korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setelah mengetahui adanya dugaan penggunaan minyak tanah dalam peristiwa itu.

"Namun setelah ditelusuri korban, (pelaku) bawa minyak tanah dan segera ayah korban melaporkan kepada kami," kata dia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/10/2026). Kejadian bermula ketika M meminta LA menjemputnya di rumah seorang teman.

Namun, korban tidak menjemput neneknya hingga M harus berjalan kaki sejauh sekitar satu kilometer. Peristiwa itu diduga membuat pelaku kesal hingga berujung pada aksi pembakaran terhadap korban.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut