Dinkes Pastikan Belum Ada Warga Jakarta Positif Terjangkit Virus Korona

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 24 Januari 2020 - 13:38 WIB
Dinkes Pastikan Belum Ada Warga Jakarta Positif Terjangkit Virus Korona

Health quarantine. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemprov Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan belum ada warga ibu kota positif terjangkit penyakit Pneumonia akibat virus baru Novel Coronavirus (nCoV). Virus yang kini mewabah di China itu dikhawatirkan mulai masuk di Indonesia.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dikes Jakarta, Dwi Oktavia sudah memastikan belum ada warga Jakarta yang positif terjangkit virus Korona. Termasuk isu warga terjangkit virus tersebut di Gedung Pusat BRI dan di RSPI Sulianti Saroso. Dinkes bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan warga Jakarta dalam keadaan aman.

"Belum, belum ada laporan positif terjangkit virus itu. Kami sudah mengecek langsung ke lokasi munculnya isu-isu suspect Korona dan tidak ada gejala yang bisa dikatakan terinfeksi virus. Semua clear," katanya saat dihubungi iNews.id, Jumat (24/1/2020).

BACA JUGA: Virus Corona Diduga Papar Karyawan Huawei di Gedung BRI, Ini Kata Bank BRI

Dwi mengatakan dugaan pasien suspect virus Korona di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso masih membutuhkan observasi lebih lanjut. Menurutnya warga yang bersangkutan belum bisa disebut positif terjangkit virus Korona.

"Bukan kena atau terjangkit, itu masih perlu observasi lebih lanjut. Observasi masih butuh beberapa hari untuk menunggu uji laboratoriumnya," ujarnya.

BACA JUGA: Turis yang Diduga Terpapar Virus Corona di Bali Berasal dari China

Dinkes Jakarta memberikan informasi mengenai tindakan kewaspadaan dan pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan Pneumonia akibat virus nCov, yaitu:

1. Untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas, dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit agar segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Berikan informasi kepada dokter dan tenaga kesehatan tentang riwayat perjalanan.

2. Terapkan etika batuk (menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan tisu).

3. Gunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas (demam, batuk, dan flu) dan segera berobat.

4. Sering mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah merawat binatang.

5. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air, dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80 persen.

6. Jika sedang sakit, kurangi aktivitas di luar rumah dan batasi kontak dengan orang lain.

Editor : Rizal Bomantama