Djarot Saiful Hidayat Sindir Balik Anies soal Pembangunan ITF Sunter

Felldy Utama ยท Minggu, 04 Agustus 2019 - 05:50 WIB
Djarot Saiful Hidayat Sindir Balik Anies soal Pembangunan ITF Sunter

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung gubernur sebelumnya yang dinilai tidak dapat menyelesaikan sampah Ibu Kota. Hal itu merujuk pada pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) yang dilakukan di era Anies.

Djarot Saiful Hidayat menyampaikan, pembangunan ITF itu justru merupakan program pemerintahan era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kemudian dilanjutkan di eranya.

"Jadi nanti dibuka dokumennya. Kita membangun ITF ya di Sunter sudah di zaman Pak Ahok dan zaman saya sudah ditetapkan," katanya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

BACA JUGA:

ITF Sunter Dibangun, Anies Harap Jakarta Tak Bergantung Bantar Gebang

Tak Mau Bergantung Terus ke Bekasi, DKI Segerakan ITF Sampah Sunter

Hanya saja, Djarot mengakui, saat itu belum sempat mengekseskusi. Namun, sejak itu pihaknya sudah sangat mendorong terkait pengelolaan sampah masyarakat Jakarta.

"Tapi eksekusinya masih belum. (tapi) sudah kita tetapkan, sudah kita dorong betul mengelola sampah masyarakat dan pelarangan-pelarangan penggunaan sampah plastik, itu sudah kita mulai," tuturnya.

Djarot pun meminta Anies mendorong program ITF itu agar dapat segera dijalankan dengan cepat tanpa harus berkeluh kesah. "Artinya begini, mari kita mulai. Tantangan ke depan kita selesaikan. Kalau di masa lalu ada kekurangan, ya tugas kita tanpa berkeluh kesah," ujarnya.

Seperti diketahui Gubernur DKl Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking fasilitas pengelolaan Sampah dalam kota Intermediate Treatment Facility (lTF) Sunter, pada Kamis, 20 Desember 2018.

ITF Sunter diklaim mampu menampung 2.200 ton sampah per hari. Jumlah tersebut merupakan seperempat dari hasil sampah yang dihasilkan kota Jakarta yakni 7.000-8.000 ton perhari.

Dengan dibangunnya tempat pengolahan sampah tersebut, Anies berharap, Kota Jakarta tak lagi bergantung pada tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Kita tahu bahwa selama ini kita hanya membuang sampah dikumpulkan di Bantargebang. Itu sudah tidak lagi sanggup untuk menampung di tahun 2021, karena itu dengan adanya ITF ini kita akan bangun lagi, dan membuat sampah-sampah di Jakarta di kirim ke luar," katanya di Kawasan Sunter, Jakarta Utara.


Editor : Djibril Muhammad