DPRD Minta Pemprov DKI Tak Ragu Tutup Diskotek yang Edarkan Narkoba

Wildan Catra Mulia ยท Senin, 30 Desember 2019 - 11:38 WIB
DPRD Minta Pemprov DKI Tak Ragu Tutup Diskotek yang Edarkan Narkoba

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak ragu menutup atau mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang dimiliki tempat hiburan malam. Pencabutan dilakukan jika tempat hiburan malam terbukti mengedarkan narkoba.

Merujuk Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan, Pemprov DKI bisa memberikan sanksi tegas berupa penutupan tempat hiburan malam bila kedapatan menjadi tempat peredaran narkoba. "Saya kira (Pemprov DKI) jangan ragu untuk tutup kalau dia (tempat hiburan malam) melanggar perda," kata Taufik di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini juga mendesak Pemprov DKI untuk menghentikan operasional diskotek di Jakarta bila manajemennya terlibat mendistribusikan barang haram itu. "Kalau manajemennya terlibat dalam peredaran narkoba maka ditutup langsung," ujarnya.

Taufik menuturkan, Pemprov DKI harus memberikan peringatan kepada tempat hiburan, jika pengunjung kedapatan membawa narkoba dari luar. Artinya narkoba tersebut tak terdapat di dalam diskotek tersebut.

"Kalau di situ (diskotek) ada penggunaan narkoba kasih peringatan pertama, peringatan kedua. Kalau orang bawa dari luar ya," ujarnya.

Sebelumnya, Polisi mengamankan 35 pengunjung dan karyawan dari dua tempat hiburan malam di kawasan Jakarta Barat, Minggu, 29 Desember 2019 dini hari dalam razia narkoba. Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya karena diduga menggunakan narkoba.

Kepala Sub Direktorat IV Reserse Narkoba Mabes Polri Komisaris Besar Gusde Wardana mengatakan Mabes Polri menggelar razia gabungan di dua tempat hiburan malam sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Dua lokasi hiburan yang disasar polisi adalah Diskotik Colosseum Club 1001 dan tempat karaoke New Monggo Mas. "Kami melakukan tes urine di kedua lokasi itu," kata Gusde di New Monggo Mas, Minggu dini hari.

Editor : Djibril Muhammad