Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Soetta

Hasnugara ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 20:24 WIB
Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Soetta

Pesawat nyaris bertabrakan di Taxiway Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Jumat (13/12/2019). (Foto: iNews).

TANGERANG, iNews.id - Dua pesawat terbang bertabrakan di Taxiway Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Jumat (13/12/2019). Pesawat Garuda Nomor Penerbangan GA 649 yang baru mendarat dari Ternate mestinya berbelok ke jalur NP1 sebaliknya menuju NP2.

Posisi ini membuat pesawat saling berhadapan dengan Pesawat Garuda jenis Bombardir CRJ 1000 Nomor Penerbangan GA 246 rute Bandara Soetta ke Banyuwangi. Saat itu kedua pilot cepat menghentikan pesawat sehingga terhindar dari insiden tabrakan.

Kepala Otoritas Bandara Soetta Wilayah 1, Herson mengatakan, timnya langsung menginvestigasi insiden tersebut dengan mengumpulkan data di lapangan. "Tidak mungkin hari Selasa kita undang pihak terkait ke Otoritas Bandara untuk diskusi," ujar Herson di Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (13/12/2019).

 

Pesawat terbang bertabrakan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (13/12/2019).  (Foto: iNews).
Pesawat terbang bertabrakan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (13/12/2019). (Foto: iNews).

 

BACA JUGA:

Gagal Mendarat di Soetta, Pesawat Garuda Landing di Halim Perdanakusuma Picu Kepanikan Penumpang

Tahap Finalisasi, Jokowi Pelajari Rekam Jejak Calon Dewan Pengawas KPK

Dia menuturkan, pilot pesawat Garuda GA 649 yang baru mendarat dari Ternate telah meminta maaf kepada petugas Otoritas Bandara Soetta. "Bagi pihak terkait permasalahan ini sudah selesai, namun bagi regulator investigasi tetap dilakukan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi," ucapnya.

Menurutnya, Otoritas Bandara ingin memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh. Baik terhadap pilot maupun petugas air traffic control (ATC) Bandara.

"Pilot memberikan kelebihan jam terbang atau tidak fokus dalam mengikuti panduan petugas ATC, atau petugas ATC yang salah dalam memberikan petunjuk kepada pilot," katanya.


Editor : Kurnia Illahi