Formula E Dikritik, Gerindra: Untungnya Jangka Panjang, Bukan Kayak Jualan Gado-Gado
"Iya kalau soal anggaran, tergantung kebutuhan ya saya kira. Sulit untuk membandingkan apple to apple ya. Karena, pertama kita baru. Jadi saya kira di situ posisinya. Buat daya yang paling prinsip, bahwa Pemerintah Pusat dalam hal ini Setneg juga tidak melarang. Kan sederhana aja," tuturnya.
Sebelumnya anggota Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menyebut, biaya yang dikeluarkan Anies Baswedan terkait FOrmula E mencapai Rp1,16 Triliun. Biaya itu membengkak dua kali lipat dari anggaran yang dikeluarkan pemerintah Hongkong yang hanya sebesar HKD 250-300 juta atau setara dengan Rp540 miliar.
"Dari besaran anggaran tidak bisa dengan jelas ditangkap mana yang jadi leading sector untuk kegiatan ini, karena dana paling besar dipegang oleh Jakarta Propertindo yang bisnis utamanya infrastruktur, padahal target adalah menaikkan jumlah turis (Dinas Pariwisata) ke Jakarta atau Indonesia," ujar Gilbert.
Editor: Djibril Muhammad