Gaya Anies Baswedan Siaran di Radio La FM Kota Medellin Kolombia

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 12 Juli 2019 - 22:55 WIB
Gaya Anies Baswedan Siaran di Radio La FM Kota Medellin Kolombia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat siaran di Radio La FM, Kota Medellin, Kolombia. (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id, - Banyak kisah menarik dituliskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Kota Medellin, Kolombia. Dari menjadi pembicara forum pemimpin kota di dunia itu hingga bertatap muka dengan Wali Kota Federico Gutierrez.

Tak sekadar agenda formal, berbagai kesibukan di luar pertemuan tersebut juga dijalani. Salah satunya, menjadi tamu dalam siaran Radio La FM. Di radio terkemuka Kota Medellin ini, Anies menjelaskan panjang lebar tentang Jakarta dan geliat pembangunan serta program-program yang telah dilakukan.

Bagi Anies, rasa ingin tahu warga Medellin tentang Jakarta sangat beralasan. Dua kota ini berjarak puluhan ribu kilometer.

”Jakarta dan Medellin terpisah jarak sejauh hampir 20.000 km dan terpisah zona waktu sebanyak 12 jam. Penerbangan menuju Kolombia perlu ditempuh dalam waktu lebih dari 30 jam dengan beberapa kali transit,” kata Anies dalam akun Instagram, Jumat (12/7/2019).



Dengan kondisi geografis itu, sangat wajar bila di Medellin atau bahkan Amerika Selatan tak sering mendengar tentang Jakarta atau Indonesia, begitu pula sebaliknya. Menjadi hal lumrah pula bila media massa di Medellin begitu bersemangat menggali kisah tentang Jakarta dan Indonesia.

BACA JUGA: Anies Jadi Pembicara Forum Pemimpin Kota Sedunia di Kolombia

Merespons semua keingintahuan itu, Anies berusaha menjawab sebaik mungkin. Kondisi Jakarta dan Indonesia disampaikannya kepada pendengar Radio La FM, juga kepada pemirsa televisi Telemedellin, serta beberapa media cetak dan online lain.

”Dan tak lupa di akhir setiap wawancara disampaikan salam hangat dari warga Jakarta dan bangsa Indonesia kepada warga Medellin dan bangsa Kolombia. Jarak kedua kota boleh jauh, tapi perasaan persahabatan antara warganya harus lah dekat,” ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.


Editor : Zen Teguh