Gelagat Tak Biasa Editor Metro TV di Hari Terakhir Sebelum Ditemukan Tewas

hambali ยท Minggu, 12 Juli 2020 - 13:12 WIB
Gelagat Tak Biasa Editor Metro TV di Hari Terakhir Sebelum Ditemukan Tewas

Polisi mencari barang bukti di lokasi penemuan jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo di pinggir Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). (Foto: Antara).

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Ayah Yodi Prabowo, Suwandi mengungkapkan belakangan ini anaknya makin rajin salat, terutama berjemaah di masjid dekat rumah. Perubahan itu terlihat kurang lebih selama sebulan terkahir ini.

Suwandi menuturkan, pada hari terakhir almarhum Yodi di rumah yakni Selasa, 7 Juli 2020, ada gelagat tak biasa ditunjukkan anaknya itu kepada sang ibu, Turinah. Saat itu, Yodi terus membuntuti ibunya seolah hendak menyampaikan sesuatu.

"Memang kayak bingung kata istri pas hari Selasa, dia ngikutin tumben-tumbenan. Istri saya masak dia ikutin, istri saya ke depan dia ikutin, mungkin dia mau ngomong sesuatu sebelum berangkat itu. Tapi enggak ngomong. Ya boleh dibilang kayak galau-galau. Ada sesuatu yang pangen diomongin," ujarnya saat ditemui di rumah Jalan Alle Raya, RT 06/RW 08, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (12/7/2020).

Suwandi mengatakan, putranya itu tergolong anak yang pendiam. Yodi, menurut dia, tidak pernah bercerita soal apapun kepadanya. Dia pun merasa haru lantaran jarang sekali bertemu dan berbincang di rumah.

"Kalau saya kan kerja normal. Berangkat pagi pulang sore, tapi kalau anak saya kan berangkat sore, berangkat pagi. Jadi kalau saya berangkat pagi, pulang sore, sorenya kan enggak ketemu. Begitu anak saya pulang jam satu malam, dia kan pas saya bangun berangkat pagi, dia masih tidur. Paling mamanya, kalau pun ada (curhat)," tuturnya.

Yodi terakhir bertugas di kantor Metro TV pada Selasa, 7 Juli 2020 pukul 15.00-22.27 WIB.

Jenazah Yodi ditemukan Jumat pukul 11.45 WIB oleh anak-anak yang sedang bermain layang-layang. Penemuan itu segera dilaporkan kepada warga. Ketua RT 008/01 Ulujami Arifin selanjutnya melaporkan kepada Polsek Pesanggrahan.

Dari hasil penyelidikan, warga sebelumnya melihat motor matik warna putih B 6750 WHC terparkir di dekat warung bensin di sekitar lokasi pada Rabu (8/7/2020) dinihari. Namun tidak diketahui siapa pemiliknya.

Motor tersebut belakang ternyata milik korban. Dari TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yakni dompet berisi, KTP, NPWP, STNK, Uang Rp40.000, motor, helm, jaket dan tas milik korban. Selain itu ditemukan pula pisau.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, polisi juga mendalami temuan pisau tersebut. "Dari hasil identifikasi sementara korban ditemukan luka tusukan lebih dari satu di bagian dada atasnya,” ujar Irwan di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Editor : Djibril Muhammad