Gerindra dan Demokrat Minta Pemprov DKI Tutup Rumah Pemotongan Hewan Babi di Kapuk

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 17:58 WIB
Gerindra dan Demokrat Minta Pemprov DKI Tutup Rumah Pemotongan Hewan Babi di Kapuk

Penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD DKI tahun 2020 di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Fraksi Partai Gerindra dan Partai Demokrat DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Babi yang berada di Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Jakarta Barat. Penutupan itu karena warga mengeluhkan RPH tersebut kerap menimbulkan limbah dan aroma tidak sedap.

Permintaan itu dilontarkan kedua Fraksi saat penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD DKI tahun 2020 di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019). Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Purwanto mengatakan limbah dan bau yang ditimbulkan dari pemotongan itu berdampak pada kegiatan dagang dan usaha makanan sehingga merugi.

"Semestinya ditutup karena sudah bertentangan dengan Perda DKI Nomor 4 Tahun 2007 Tentang Pengendalian Pemeliharaan dan Peredaran Unggas," katanya.

Purwanto pun menanyakan kepada PT Dharma Jaya selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola RPH Babi itu tidak menyesuaikan dengan aturan yang ada. Padahal, seharusnya pemerintah menerapkan apa yang sudah menjadi ketentuan.

"Jika pelaku usaha saja sudah dilarang jika bertentangan dengan perda tersebut, mengapa PT Darmajaya selaku BUMD tidak menyesuaikan," ujarnya.

Terlebih, kata Purwanto, jumlah hewan Babi yang dipotong didalam tempat jagal tersebut hanya sekitar 200 ekor atau untuk menyuplai 10 persen saja kebutuhan warga di DKI. "Dari luas lahan RPH mencapai 5 hektare akan lebih bermanfaat jika dialihfungsikan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas," katanya.

Hal senada juga juga disampaikan Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta. Ketua Fraksi Desie Christhyana Sari mendukung RPH Babi di kawasan Kapuk ditutup, lantaran banyak dikeluhkan warga. "Kita meminta agar rumah potong Babi di daerah Kapuk Jakarta Barat segera ditutup karena meresahkan warga," kata Desie.

Editor : Djibril Muhammad