Guru Ngaji Tewas Dalam Sumur, Polisi: Tetangga Dengar Jeritan di Malam Hari
BOGOR, iNews.id - Polisi terus menyelidiki kasus ditemukannya jenazah guru ngaji di dalam sumur rumah di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Hingga kini sudah ada empat orang yang diperiksa.
Kapolsek Cibinong, AKP I Kadek Vemil mengatakan saksi yang sudah diperiksa yaitu suami hingga tetangga sekitar rumah. Dia menyebut salah satu tetangga yang menjadi saksi mendengar jeritan di malam hari.
"Sudah empat saksi diperiksa, mulai dari keluarga hingga tetangga. Ada saksi yang mendengar jeritan di malam hari," ujar Kadek di Mapolsek Cibinong, Rabu (4/11/2020).
Sejauh ini polisi baru menemukan bukti awal berupa bekas luka lebam yang diduga akibat pukulan benda tumpul di jasad korban. Luka tersebut ada di pelipis kanan dan kepala bagian belakang.
Air Keran Berbau Busuk, Warga Cibinong Temukan Jasad Guru Ngaji Dalam Sumur
"Sampai saat ini kami masih lakukan pengembangan. Bukti awal dari korban betul ada luka lebam tapi yang ini harus kami kembangkan dulu. Lukanya di bagian kepala sebelah pelipis kanan lebam dan belakang ada luka bekas benturan benda tumpul," ucap Kadek.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban di dalam sumur. Dia menyebut korban dievakuasi dari dalam sumur dengan kondisi tanpa busana.
"Waktu kami angkat kemarin, rekan-rekan tidak tahu ada pakaian. Ternyata setelah dicek ada pakaian di dalam sumur dan baru akan diambil hari ini," ujarnya.
Seperti diketahui, temuan jasad korban berawal dari kecurigaan suaminya Muhammad Kurniawan yang mencium bau busuk dari air keran rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB pada Selasa (3/11/2020).
Kemudian, sang suami menyuruh salah satu warga untuk memperbaiki sumur. Warga tersebut mendapati tubuh korban mengambang di dalam sumur dan langsung melapor ke pihak terkait.
Korban memang sedang dicari keluarga dan warga karena hilang sejak pulang dari peringatatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu (1/11/2020). Saat ini, kasusnya ditangani Polsek Cibinong.
Editor: Rizal Bomantama