JAKARTA, iNews.id - Israel menyerang hanggar drone milik militer Iran. Di sisi lain, Iran membalas dengan meluncurkan rudal Sijjil.
Amerika Serikat merilis rekaman serangan terhadap militer Iran. Hanggar drone milik militer Iran hancur akibat serangan Israel.
Akankah Pelabuhan Yanbu di Laut Merah Jadi Alternatif Pengganti Selat Hormuz?
Militer Israel atau IDF merilis rekaman serangan udara yang dilaporkan menghancurkan fasilitas angkatan udara Iran tempat penyimpanan pesawat tanpa awak.
Beberapa drone juga hancur saat terbang menjauh dari lokasi kejadian. Pasukan militer Iran yang menjauh dari hanggar juga tak luput dari serangan Israel. Militer Amerika atau Sencom juga merilis rekaman serangan terhadap target-target Iran di minggu ketiga. Seiring dengan meningkatnya dominasi Amerika atas sebagian besar wilayah Iran, sejak 28 Februari.
Sementara itu, untuk pertama kalinya setelah 3 pekan perang berlangsung, Iran meluncurkan rudal sijjil. Corps Garda Revolusi Iran atau IRGC meluncurkan rudal balistik gelombang ke-54 arah Israel. Salah satu rudal yang diluncurkan adalah rudal strategis berbahan bakar padat sijjil. Jangkauan sijjil mencapai 2.000 km dan dapat menyerang jauh di dalam wilayah musuh.
Bahkan rudal ini bisa mencapai seluruh Israel dan Eropa Tenggara. Rudal ini berukuran panjang 18 meter dan dapat membawa muatan sekitar 700 kg. Selain sijjil, Iran juga meluncurkan rudal koramsyah. Iran terus melakukan serangan balasan terhadap Zionis Israel dan Amerika dalam perang yang telah memasuki minggu ketiga.
Editor: Dani M Dahwilani