Ini Tampang Pria yang Raba Anak-Anak di Mal Bintaro Xchange, Ternyata Idap Gangguan Kejiwaan

hambali · Senin, 27 Juni 2022 - 13:11:00 WIB
Ini Tampang Pria yang Raba Anak-Anak di Mal Bintaro Xchange, Ternyata Idap Gangguan Kejiwaan
Pelaku pelecehan anak-anak di Mal Bintaro Xchange, Tangsel berinisial ABS (33) langsung diamankan sekuriti mal dan dibawa ke Mapolres Tangsel, Minggu (26/6/2022). (Foto: Istimewa)

TANGSEL, iNews.id - Polisi mengungkap kronologi pelecehan yang dilakukan seorang pria terhadap beberapa anak-anak di dalam Mal Bintaro Xchange, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku berinisial ABS (33) langsung diamankan sekuriti mal dan dibawa ke Mapolres Tangsel, Minggu (26/6/2022). 

Dari pemeriksaan diketahui ternyata pelaku tengah mengidap gangguan kejiwaan. Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu menjelaskan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, di mana Ibu korban berinisial DY (23) memergoki pelaku meraba bagian bawah pusar anaknya berinisial AMA (7).

"Karena tidak terima, kemudian pelapor menanyakan apa maksud pelaku meraba bagian bawah pusar anaknya. Namun pelaku malah pergi meninggalkan pelapor sambil mengatakan maaf, kemudian pelapor tetap mengejar pelaku yang berjalan cepat meninggalkan pelapor," kata Sarly, Senin (27/06/22).

Ibu korban beserta beberapa orang tua korban lainnya coba mengejar pelaku yang bergegas menaiki tangga eskalator ke lantai atas. Kejadian itu sempat direkam oleh ibu korban dan diunggah ke media sosial.

"Atas kejadian tersebut pelapor meminta kepada sekuriti Mal Bintaro Xchange untuk mengamankan pelaku di pos sekuriti Mal Bintaro Xchange.  Selanjutnya pelapor dengan didampingi saksi dan sekuriti Mal Bintaro Xchange membawa pelaku ke Polres Tangerang Selatan," ucapnya.

Saat di ruangan penyidik, pelaku didapati sudah dalam keadaan buang air besar di celana. Gelagat aneh pelaku juga membuat petugas curiga hingga langsung memeriksa kondisi kejiwaannya.

"Pelaku dalam keadaan buang air besar di celana dan bertingkah aneh. Kemudian kita memanggil keluarga pelaku, dan hasil pemeriksaan terhadap keluarga pelaku didapati bahwa pelaku sedang dalam pengobatan karena gangguan mental, dibuktikan dengan bukti riwayat pengobatan ke psikiater dan MRI dari Rumah Sakit Pondok Indah," ucap Sarly.

Polisi selanjutnya melakukan mediasi antara keluarga pelaku dan keluarga pelapor. Pada hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Dharma Graha Serpong untuk dilakukan pengobatan.

"Jadi pelaku saat ini sudah dibawa ke ke Rumah Sakit Jiwa Dharma Graha Serpong untuk dilakukan pengobatan," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda