Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Pramono: Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi
Menurut Pramono, Jakarta harus terus menjaga posisinya sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional. Dia menyatakan, Jakarta memiliki karakter berbeda dibanding kota-kota lain di Indonesia karena menyandang status sebagai kota global, pusat perekonomian, dan masih menjadi ibu kota negara.
"Jakarta adalah etalase atau role model. Dan inilah yang harus dijaga bersama-sama sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional," kata dia.
Lebih lanjut, Pramono juga menyinggung kontribusi Jakarta terhadap pertumbuhan perekonomian nasional yang mengalami peningkatan. Jika sebelumnya berada di angka 16,16 persen, kini kontribusi Jakarta mencapai 16,67 persen.
"Ada kenaikan yang cukup signifikan kurang lebih 0,5 persen. Dan relatif pertumbuhan ekonomi Jakarta stabil, inflasinya jauh lebih rendah dari inflasi nasional. Inilah yang harus kita jaga bersama-sama," ucap Pramono.
Senada, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut Jakarta memegang peran penting bagi perekonomian Nasional. Menurutnya, 16,67 persen pertumbuhan ekonomi nasional disumbang oleh Jakarta.