Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apa Itu Kekeringan Meteorologis yang Terjadi di DKI Jakarta hingga 10 September 2026? Cek di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!

Kamis, 03 September 2026 - 14:23:00 WIB
Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!
Ilustrasi penyaluran air bersih. (Foto: Dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BMKG sendiri memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mengalami curah hujan rendah pada Dasarian I September 2026. Secara nasional, sekitar 85,07 persen wilayah diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0–50 milimeter per dasarian. 

Mengapa Kekurangan Hujan Bisa Berdampak pada Air?

Hujan memiliki peran penting dalam menjaga siklus air. Air hujan dapat mengisi kembali sejumlah sumber air, termasuk badan air dan cadangan air tanah.

Ketika hujan berkurang, proses pengisian kembali tersebut ikut menurun. Apabila kondisi ini berlangsung berulang atau dalam waktu lama, ketersediaan air dapat semakin tertekan.

Situasinya tentu berbeda antara satu wilayah dan wilayah lainnya karena ketersediaan air tidak hanya bergantung pada hujan, tetapi juga kondisi sumber air, pengelolaan air, kebutuhan masyarakat, serta sistem distribusi.

Dengan kata lain, peringatan kekeringan meteorologis lebih tepat dipandang sebagai sinyal untuk meningkatkan kewaspadaan, bukan sebagai kepastian bahwa Jakarta akan mengalami krisis air.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut