Karaoke Milik Ahmad Dhani Kepergok Langgar PSBB

Antara ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 00:34 WIB
Karaoke Milik Ahmad Dhani Kepergok Langgar PSBB

Karaoke dan Bar Masterpiece milik musisi Ahmad Dhani. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tempat hiburan Karaoke dan Bar Masterpiece milik musisi Ahmad Dhani kepergok melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Karaoke yang berada di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat itu kepergok melanggar PSBB pada Jumat, 7 Agustur 2020 malam.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Bambang Ismadi mengatakan, karaoke milik pentolan grup band Dewa 19 itu beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Selain itu, selama beroperasi tidak mengindahkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kami datang Jumat (7/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB, di pintu depan sepi namun dijaga security. Ketika kami berhasil masuk, kami temukan ada satu lantai yang beroperasi dengan sekitar lima orang di dalam satu ruangan. Langsung kami buat BAP (berita acara pemeriksaan)," katanya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (9/8/2020).

Bambang menuturkan, pihak manajemen mengaku dari dua lantai yang mereka miliki, hanya mengoperasikan satu lantai dalam satu pekan terakhir. Pengoperasian karaoke itupun hanya dilakukan kepada pelanggan yang mengenal "orang dalam."

"Ngakunya baru buka seminggu, pelanggannya order ke orang dalam. Tapi ketika kami mintai keterangan ke petugas keamanan di gedung sebelah, mereka mengatakan tempat tersebut sudah buka sebulan," ujarnya.

Karaoke Masterpiece, Bambang mengungkapkan, kini disangkakan melanggar Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 805 Tahun 2020 dan Surat Keputusan (SK) Kadis Pariwisata 211 Tahun 2020. Pihak manajemen kemudian diminta menghentikan operasinya, kemudian akan dipanggil untuk dimintai keterangan di Kantor Dinas Pariwisata DKI Jakarta pada Senin pagi.

"Kami panggil manajemen besok jam 10.00 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut dan akan dikenakan surat peringatan (SP) atas pelanggaran ini, nanti kita cek mereka sudah SP berapa," ucap Bambang.

Dinas Pariwisata DKI Jakarta, menurut dia, juga akan bersurat dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta untuk penerapan aturan terhadap pelanggaran yang dilakukan Karaoke dan Bar Masterpiece tersebut.

"Untuk penegakan aturan kami berkoordinasi dengan Satpol PP, kemungkinan dikenakan penyegelan dan denda akibat pelanggaran ini," ucap Bambang.

Diketahui, tempat hiburan malam seperti karaoke, diskotek, spa dan sejenisnya tidak diizinkan untuk beroperasi pada masa PSBB Transisi.

Jika melanggar, Pemprov DKI bakal mengenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 51 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif. Amanatkan dalam aturan tersebut yakni adanya denda Rp25 juta begai perusahaan/tempat usaha yang melanggar ketentuan dalam regulasi tersebut.

Editor : Djibril Muhammad