Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi, PSBB Dinilai Belum Optimal

Harits Tryan Akhmad ยท Kamis, 24 September 2020 - 03:41 WIB
Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi, PSBB Dinilai Belum Optimal

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Tingginya kasus baru Covid-19 di Jakarta dinilai karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum optimal. Selain itu penerapan PSBB pencegahan penularan Covid-19 durasinya singkat.

Ahli epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, PSBB yang diterapkan di Jakarta saat ini tidak bisa memberikan dampak efektif dalam menurunkan angka kasus baru Covid-19.

“Ini artinya kita tidak bisa berharap banyak dari PSBB untuk memberikan dampak efektif dalam menurunkan kecepatan penyebaran termasuk berkaitan untuk menurunkan kematian,” ujar Dicky di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta perlu mengevaluasi penerapan PSBB agar memberikan dampak optimal dalam mengendalikan wabah Covid-19.

“Juga harus dijadikan pelajaran bila setengah-setengah yang terjadi resources kita berkurang tapi dampaknya tidak optimal. Kita jadi semakin kalah berpacu dengan virus,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Covid-19 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/9/2020). Raperda akan mengatur sanksi pidana bagi pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang tak bisa diatur dalam Pergub.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan Raperda yang diajukan sesuai dengan arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah lebih komprehensif dalam menanggulangi dampak covid-19. Menurutnya Raperda itu akan memberi landasan hukum kuat bagi penyelenggara penanggulangan pandemi Covid-19.

Dengan hadirnya Perda semoga kita lebih komprehensif menaungi semua kebijakan termasuk masalah sanksi. Ada ketentuan perundang-undangan yang menyebut Pergub atau Kepgub tak bisa mengatur sanksi pidana. Diharapkan Perda ini membuat aparat penegak hukum menindaklanjuti temuan yang ada," kata Riza di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Editor : Kurnia Illahi