Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Anak Kedua Racuni 3 Orang Sekeluarga hingga Tewas di Jakut: Merasa Dianaktirikan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Keracunan Massal di Koja, BPOM Periksa Sampel Makanan Nasi Boks Berlogo PSI

Rabu, 27 Oktober 2021 - 12:52:00 WIB
Kasus Keracunan Massal di Koja, BPOM Periksa Sampel Makanan Nasi Boks Berlogo PSI
BPOM turun tangan menyelidiki kasus puluhan warga Koja diduga keracunan makanan nasi kotak berlogo PSI. (Foto MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah mengeluhkan sakit perut yang dialami, puluhan warga tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Koja. Dari informasi yang beredar, nasi kotak tersebut didapat dari sebuah partai. 

Ketua RW 06 Suratman membenarkan dari kejadian ini, tercatat ada sekitar 23 warga yang terdiri dari lansia hingga anak-anak dilarikan jerumah sakit karena mengalami keracunan makanan. 

"Dari awal memang pada saat kejadian saya tidak ada di TKP, saya mendapat laporan dari ketua RT bahwa di warga saya ini ada yang kena keracunan makanan," kata Suratman saat ditemui Senin (25/10/2021). 

Menurut Suratman, pembagian nasi kotak yang berisikan nasi, telur, buncis, dan orek ini diberikan secara langsung ke setiap rumah warga. 

"Tapi tidak ada giat apa-apa di wilayah kita cuma hanya pemberian saja. Setelah itu berjalan 2-3 jam baru lah ada kejadian setelah menerima makanan kotak tadi," ujarnya. 

Usai mengonsumsi makanan nasi kotak tersebut, sebagian besar warga langsung mengalami kondisi seperti kepala pusing, sakit perut sampai dengan muntah - muntah dan langsung dibawa ke Rumah Sakit. 

"Gejalanya itu mual pusing ada yang muntah-muntah dan langsung di bawa ke IGD (Intalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit Koja kemarin dan sekarang sebagian sudah membaik," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut