Kecelakaan Maut di Karawaci, Ini Kesaksian Warga yang Selamatkan Bayi

Sukron ยท Kamis, 01 Agustus 2019 - 12:43:00 WIB
Kecelakaan Maut di Karawaci, Ini Kesaksian Warga yang Selamatkan Bayi
Kecelakaan maut di Karawaci, tewaskan empat orang dan satu bayi selamat. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kecelakaan maut menimpa satu keluarga terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Kamis (1/8/2019). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu, merenggut empat nyawa dan satu selamat.

Satu yang selamat itu adalah bayi. Sandi, warga sekitar yang menyaksikan kecelakaan tersebut dan ikut membantu mengevakuasi para korban menuturkan ceritanya.

Dia mengungkapkan, mobil Daihatsu Sigra telah mengetahui truk pengangkut tanah oleng. Namun, sepertinya sang pengemudi mobil panik.

"Mobil Daihatsu Sigra tahu truk tanah oleng, tapi kelihatannya, kayaknya panik, jadi langsung ketiban saja mobil itu. Engga adu pala, langsung niban gitu aja," ujar Sandi di lokasi kejadian.

Dia menambahkan, melihat kejadian tersebut, beberapa warga sekitar langsung mendatangi mobil berpenumpang tersebut. Sandi yang ikut menolong langsung memecahkan kaca mobil untuk memastikan korban yang selamat.

"Udah gitu saya tanya, "masih ada orang yang bisa bicara enggak?" eh malah dengar suara bayi nangis," katanya.

Dia mengatakan, mobil tersebut berpenumpang lima orang. Usia bayi yang selamat diperkirakan berumur satu tahun. "Usia kurang lebih satu tahunan, kelamin perempuan," ujar Sandi.

Kecelakaan tersebut diduga karena sopir truk mengantuk. Dalam kondisi mengantuk itu, sang sopir terkaget ketika di depannya sudah ada angkot. Sang sopir kemudian banting setir. Aksinya itu membuat truk terlihat tidak stabil alias oleng.

Saat itu pula, truk tersebut menimpa mobil Daihatsu Sigra yang kebetulan sedang melintas dari arah berlawanan. Mobil tersebut berwarna putih bernomor polisi B 1923 COE.

Warga menduga, kendaraan tersebut merupakan taksi online yang ditumpangi satu keluarga, terdiri atas suami, istri, anak dan nenek.

Editor : Djibril Muhammad

TAG :