Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Sumpah Pemuda, Pramono Beri Bantuan Pemutihan Ijazah untuk 2.810 Warga
Advertisement . Scroll to see content

Kejar Target Bebas TBC 2030, Pramono Minta Seluruh Rumah Sakit Jakarta Bergerak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:17:00 WIB
Kejar Target Bebas TBC 2030, Pramono Minta Seluruh Rumah Sakit Jakarta Bergerak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta rumah sakit di Jakarta memperkuat penemuan kasus dan kesinambungan pengobatan TBC demi mengejar target eliminasi pada 2030. (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga menegaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan tidak boleh dibatasi hanya berdasarkan kepemilikan KTP Jakarta. Menurutnya, penanganan penyakit menular membutuhkan kerja sama lintas wilayah agar pengendalian TBC berjalan efektif.

Selain mengoptimalkan fasilitas kesehatan, Pramono mendorong keterlibatan kader PKK, Dasawisma, dan unsur masyarakat di tingkat lingkungan untuk memperluas edukasi serta membantu menjangkau warga yang membutuhkan pemeriksaan.

Peran Pasukan Putih yang saat ini berjumlah 584 personel juga dinilai dapat mendukung upaya kesehatan berbasis komunitas sesuai tugas dan kewenangannya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menegaskan percepatan eliminasi TBC merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat. Kemenkes terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan jaringan rumah sakit untuk mencapai target tersebut.

Peningkatan penemuan kasus harus diikuti penanganan yang tepat dan evaluasi berkala agar pelaksanaan program semakin efektif. Pertemuan dengan para direktur rumah sakit juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kendala dan menyusun perbaikan program pada 2027.

“Perkembangan dari angka-angka yang dilaporkan Dinas Kesehatan DKI menunjukkan peningkatan, baik dalam penemuan kasus maupun sosialisasi kepada masyarakat. Kami mengumpulkan seluruh direktur rumah sakit untuk mencari hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan menyusunnya agar program pada 2027 lebih baik,” ujar Benjamin.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut