Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Kecelakaan Maut Tewaskan Pejabat Pemkab Bekasi di Tol Cipularang
Advertisement . Scroll to see content

Keluarga Ungkap Kronologi Mahasiswa UI Tewas Kecelakaan, Terlindas Mobil Pensiunan Polisi

Jumat, 27 Januari 2023 - 17:16:00 WIB
Keluarga Ungkap Kronologi Mahasiswa UI Tewas Kecelakaan, Terlindas Mobil Pensiunan Polisi
Kuasa hukum keluarga Hasya, Gita Paulina memberikan keterangan pers kasus kecelakaan Hasya.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Keluarga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Atallah Saputra (17) mengungkap kronologi kecelakaan di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan pada 6 Oktober 2022 lalu. Kecelakaan ini menyebabkan Hasya tewas di lokasi.

Kuasa hukum keluarga Hasya, Gita Paulina mengatakan peristiwa ini bermula Hasya hendak pergi ke kosan temannya. Dalam perjalanan, ada motor lain tiba-tiba melambat di depan Hasya. 

"Alm. Hasya pada malam kejadian hendak pergi ke kosan salah satu temannya, dalam perjalanan, tiba-tiba sebuah motor di depannya melaju lambat. Secara refleks, Hasya mengelak kemudian mengerem mendadak sehingga motor Hasya jatuh ke sisi kanan," kata Gita Paulina, Jumat (27/1/2023).

Hasya pun terjatuh usai mengerem mendadak. Kemudian dari arah berlawanan, mobil SUV yang dikemudikan AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono melindas Hasya.

"Tidak lama setelah terjatuh, dari arah berlawanan, sebuah mobil SUV yang dikemudikan oleh seorang pensiunan aparat penegak hukum pun melintas, dan melindas Hasya," katanya.

Usai kejadian, seseorang di TKP mendatangi terduga pelaku untuk meminta bantuan agar Hasya dibawa ke rumah sakit. Namun saat itu Eko menolaknya.

"Setelah kejadian, salah satu orang yang berada di TKP mendatangi terduga pelaku meminta agar membantunya untuk membawa Hasya ke rumah sakit. Namun terduga pelaku menolaknya sehingga Hasya tidak bisa cepat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," ujar dia.

Gita melanjutkan, Hasya pun dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Rumah Sakit (RS). Orang tua Hasya membawa jenazah Hasya untuk dilakukan visum.

Namun pihak rumah sakit tidak memberikan hasil visum tersebut. Selain itu, rumah sakit tersebut juga tidak memberikan kwitansi bukti pembayaran visum.

"Hingga hari ini, hasil visum juga tidak diberikan ke keluarga meski visum dilaksanakan atas permintaan keluarga. Hari Jumat (7/10/2022), Hasya dimakamkan," katanya.

Sebelumnya, polisi mengatakan kasus kecelakaan yang menewaskan Hasya dihentikan. Hasya disebut tewas bukan karena ditabrak pensiunan polisi Eko.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut